Komplotan Pembobol Rumah Ini Bawa Badik Warisan Kakek Tiap Beraksi di Bali

Badik inilah yang selalu dibawa Darfin saat melakukan aksi pencurian di banyak tempat di Bali.

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Dua pelaku yang mendalangi sejumlah aksi pembobol rumah warga di Bali ditangkap Polda Bali, Kamis (11/8/2016). Polisi juga mengamankan barang bukti seperti badik dan parang yang digunakan saat beraksi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sarung warna cokelat membungkus badik berukir, di satu sisi badik ini bilahnya terlihat tajam.

Badik inilah yang selalu dibawa Darfin saat melakukan aksi pencurian di banyak tempat di Bali.

Darfin adalah gembong pencurian asal Makasar yang ditangkap Jajaran Dit Reskrimum Polda Bali pada 24 Juli lalu di kosannya Jalan Segina Denpasar.

Selain Darfin, polisi juga menangkap rekannya bernama Andi Ilham Atjo (35) di Jalan Adipura, Makasar, pada 5 Agustus lalu.

Dalam aksi pencurian mereka, Darfin cs selalu membawa senjata tajam yakni 3 buah sangkur, sebuah badik, 2 buah obeng, sebuah linggis kecil, dan tiga buah kunci L yang seluruhnya dibawa pada sebuah tas.

"Sangkur yang mereka bawa untuk jaga diri, sedangkan linggis kecil digunakan untuk mencongkel brankas itu," jelas Kasubdit III DIT Reskrimum Polda Bali, AKBP Marsdianto seizin Dir Dit Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Hery santoso di Mapolda Bali, Denpasar, (11/8/2016).

Selama beraksi, Darfin selalu membawa senjata jenis badik asal Makasar, Sulawesi Selatan.

Badik tersebut merupakan pemberian dari kakek Darfin.

Senjata itu dianggap sebagai pelindung selama perantauan.

Sementara itu, dalam aksinya, mereka menentukan sasarannya dengan melakukan maping kepada korban.

Halaman
123
Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved