Miris, Gara-gara Curi Bebek, Pria Bertato Ini Tewas Dihajar Warga

Melihat perbuatan pelaku, Bulawi sontak berteriak. Bukannya kabur, pelaku justru melawan sehingga terjadi baku hantam. Warga yang mendengar teriakan

Miris, Gara-gara Curi Bebek, Pria Bertato Ini Tewas Dihajar Warga
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Gara-gara mencuri bebek, seorang pria paruh baya tewas dihakimi warga. Aparat Polres Demak yang menangani kejadian itu tak menemukan identitas pelaku pencurian tersebut. 

Pelaku yang tubuhnya penuh tato dan diperkirakan berusia 48 tahun itu nekat mencuri bebek milik Bulawi (50), warga Desa Bermi RT 01 RW 02, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, pada Jumat (12/8/2016) malam. 

Menurut Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo, pada saat memeriksa kandangnya, Bulawi memergoki orang tak dikenal sedang memasukkan 10 ekor bebek ke dalam karung. 

Melihat perbuatan pelaku, Bulawi sontak berteriak. Bukannya kabur, pelaku justru melawan sehingga terjadi baku hantam. Warga yang mendengar teriakan Bulawi, langsung mendatangi TKP dan ramai-ramai menghajar pelaku hingga pingsan. 

"Anggota yang datang ke lokasi, langsung membawa pelaku ke Puskesmas Mijen agar segera mendapat perawatan medis. Selang satu jam, korban meninggal dunia," kata Kompol Sutomo, Sabtu ( 13/8/2016 ). 

Pelaku mengalami luka sobek sekitar 3 cm di kepala bagian belakang, pelipis kanan dan kiri sobek, lengan kanan luka memar, dan jari-jari tangannya luka. 

Adapun barang bukti yang diamankan berupa seekor bebek yang masih tersisa setelah sembilan ekor yang lainnya kabur saat terjadi perkelahian antara pelaku dan pemilik bebek. 

"Pelaku ini memakai celana panjang jeans biru tua dan berkulit sawo matang. Pada lengan kanan terdapat tato motif bunga batik ada tulisan surti, dan pada kaki kiri penuh tato bermotif bunga," ujar Sutomo. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved