Atase Pertahanan Negara Lain Bertanya-tanya tentang Bali

Pada kesempatan itu Sudikerta menjelaskan sejumlah program unggulan Pemprov Bali yang tengah gencar dilasanakan.

Atase Pertahanan Negara Lain Bertanya-tanya tentang Bali
Humas Pemprov Bali
Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta berfoto bersama atase pertahanan beberapa negara sahabat di kantor Wagub, di Renon, Denpasar, Bali, Selasa (23/8/2016).

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta memperkenalkan program Bali Mandara kepada pra atase militer negara sahabat yang berkunjung di ruang kerjanya, di Renon, Denpasar, Bali, Selasa (23/8/2016).

Pada kesempatan itu Sudikerta menjelaskan sejumlah program unggulan Pemprov Bali yang tengah gencar dilasanakan.

Di antaranya program kesehatan, pendidikan, pertanian, pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur.

“Dalam setiap program dan kebijakan yang dilakukan Pemprov Bali selalu berpedoman pada konsep keseimbangan Tri Hita Karana yang menjaga keseimbangan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya, hubungan manusia dengan alam lingkungannya, serta hubungan manusia dengan Tuhan-nya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep tersebutlah yang sampai sampai saat ini menjadikan pariwisata Bali tetap terjaga.

Dalam momentum itu, Pimpinan Rombongan yang merupakan Atase Pertahanan Inggris di Jakarta Colonel Adrian Campbell-Black, mengungkapkan bahwa kunjungannya tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksakan oleh Markas Besar Angkatan Darat Republik Indonesia untuk memperkenalkan Indonesia kepada negara-negara sahabat.

Kunjungan yang diikuti oleh 13 negara diantaranya adalah Australia, Brasil, Selandia Baru, Amerika Serikat dan 9 negara lainnya, ke Pulau Dewata kali ini juga untuk mengenal lebih jauh mengenai program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Pihaknya sangat terkesan akan kemajuan pembangunan Bali, khususnya di bidang pariwisata.

Ia melihat, selain banyaknya isu internasional tentang keamanan yang berkembang pasca terjadinya bom Bali beberapa tahun silam, Pemerintah Provinsi Bali telah berhasil mengembalikan citra Bali di mata dunia internasional.

Ia juga memuji sistem keamanan Bali yang terjalin harmonis antara aparat kepolisian TNI/POLRI, pemerintah daerah, serta pemerintah desa.

Dan hal tersebut membuatnya ingin mengetahui mengenai upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjaga eksistensi pariwisata dan harmonisasi penyelenggaraan keamanan tersebut.

Sudikerta menjelaskan terkait hal tersebut di atas pada intinya bersumber dari komunikasi yang dijalin Pemprov Bali dengan selalu menjaga koordinasi yang baik dengan aparat keamanan TNI/POLRI, Badan Intelejen Negara yang ada di Bali serta tidak kalah pentingnya yaitu “pecalang” atau perangkat keamanan dari desa adat.

“Mereka memiliki tugas untuk mengamankan dan menertibkan desa adat, baik dalam keseharian maupun dalam hubungannya dengan penyelenggaraan upacara adat atau keagamaan,” ujarnya.

Wagub Sudikerta, juga menitipkan pesan kepada para atase pertahanan negara sahabat tersebut untuk turut memperkenalkan Bali di negara mereka masing-masing sehingga akan banyak wisatawan asing yang datang mengunjungi Pulau Dewata. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved