Polisi Tewas di Pantai Kuta

Ini Kronologi David Bunuh Aipda Wayan Sudarsa dengan Benda Tajam di Kuta

Dengan cepat diraihnya teropong itu dan dibenturkan oleh David sebanyak dua kali ke kepala korban.

Istimewa
Warga negara Inggris, David James Taylor dan warga negara Australia, Sarah Connor. Keduanya tersangka pembunuhan anggota Unit Lantas Polsek Kuta, Aipda Wayan Sudarsa di pantai Kuta, Rabu (17/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah sempat berkelit dengan melakukan sejumlah alibi, akhirnya David James Taylor mengakui telah membunuh Aipda Wayan Sudarsa.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukumnya, Haposan Sihombing, usai pemeriksaan di Gedung Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar, Senin (22/8/2016) malam.

(David Bakar Baju Berlumur Darah, Dompet, dan KTA Polisi Korban Pembunuhan di Kuta)

Haposan menjelaskan, dalam keterangannya kemarin ada beberapa hal yang berbeda.

David mengakui melakukan pemukulan dengan benda tajam hingga menyebabkan Aipda Sudarsa tewas di Pantai Kuta, Badung, Bali, Rabu (17/8/2016) dini hari.

"David mengakui itu semua. Ia menyesali perbuatannya," katanya.

Menurut Haposan, David dan Aipda Sudarsa mengalami pergumulan.

David menyerang dengan sebuah benda tajam dan sebuah botol yang dipukulkan ke kepala Aipda Sudarsa.

"Jadi saat itu, David dan korban saling bergumul dan menindih. Kemudian, David berkata di mana tasnya. Dan korban menunjukkan ke suatu tempat," ungkapnya.

Saat menunjukkan ke suatu tempat itulah, kemudian korban mendorong David hingga terjatuh ke pasir, dan ada sebuah benda tajam (yang tidak diungkap secara jelas) dipukulkan ke kepala korban.

Halaman
1234
Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved