Lulusan ISI Denpasar Bukan Melamar Kerja, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Lulusan ISI Denpasar tidak ada yang ke sana ke mari bawa map untuk mencari kerja. Lulusan ISI Denpasar bisa menciptakan lapangan kerja.

Lulusan ISI Denpasar Bukan Melamar Kerja, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja
istimewa
Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Gede Arya Sugiartha SSKar MHum menyalami mahasiswa baru saat pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ISI Denpasar 2016/2017, di Gedung Natya Mandala kampus ISI Denpasar, Jalan Nusa Indah, Denpasar, Selasa (23/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 552 mahasiswa baru Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar mengikuti pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ISI Denpasar 2016/2017, di Gedung Natya Mandala kampus ISI Denpasar, Jalan Nusa Indah, Denpasar, Bali, Selasa (23/8/2016).

Mereka diterima oleh Rektor ISI Denpasar dan jajaran pimpinan kampus.

Dalam sambutannya, Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Gede Arya Sugiartha SSKar MHum mengatakan, di ISI Denpasar mahasiswa akan mendapat dua keterampilan yakni akademik dan vokasional.

Menurut Rektor, ISI Denpasar berkomitmen memberikan pengetahuan yang seimbang antara mata kuliah teori dan praktik.

"Proses penciptaan seni adalah praktik, tapi itu juga adalah kegiatan akademik. Anda diarahkan sebagai lulusan yang siap kerja. Lulusan ISI Denpasar tidak ada yang ke sana ke mari bawa map untuk mencari kerja. Lulusan ISI Denpasar bisa menciptakan lapangan kerja sendiri," ujar Rektor disambut tepuk tangan hadirin.

Rektor mengatakan, ISI Denpasar dibimbing dosen-dosen qualified, bukan hanya lulusan dalam negeri, tapi juga tamatan luar negeri.

ISI Denpasar juga menerima mahasiswa asing, nanti Oktober mereka datang. Ada 260 pelamar dari berbagai negara di dunia.

Tapi saat ini baru 56 orang yang diterima. Mahasiswa ISI Denpasar nanti bisa berinteraksi dengan mahasiswa asing.

"Bicara tentang fasilitas, jangan khawatir. Untuk gedung, semua lengkap dan luas. Untuk jurusan desain grafis, misalnya, itu komputer merek Apple semua. Semua jurusan juga memiliki laboratorium sendiri-sendiri. Selain itu, suatu anugerah, ISI Denpasar sudah menyatu dengan Taman Budaya Provisinsi Bali. Itu jadi lab-nya ISI Denpasar. Anda bisa gunakan semua fasilitas di sana, tanpa dipungut biaya," kata Rektor.

Di sisi lain, kata Rektor, mahasiswa yang ISI Denpasar yang KKN (kuliah kerja nyata) sangat ditunggu-tunggu karena memberi manfaat bagi masyarakat.

Saat ini mereka KKN di Nusa Penida dan Nusa Lembongan, Klungkung, Bali.

Setiap tahun lembaga dari berbagai daerah menulis surat meminta agar KKN ISI Denpasar dilakukan di daerah mereka. (*)

Penulis: Kander Turnip
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved