Nenek Ini Tak Jadi Berangkat Haji Bersama Rombongan Gara-Gara Sobek Paspor Yang Dikiranya Karcis Bus

"Jemaah itu sudah sepuh. Tidak bisa membedakan mana paspor dan mana tiket bus"

Nenek Ini Tak Jadi Berangkat Haji Bersama Rombongan Gara-Gara Sobek Paspor Yang Dikiranya Karcis Bus
surya/nuraini faiq
Siti Khosyah Hamzah, jemaah ini tertunda keberangkatannya karena paspornya rusak. 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Siti Khosyah Hamzah (67), calon jemaah haji dari kloter Jember gagal berangkat bersama rombongan kloternya karena merobek paspor miliknya.

Selama satu pekan, jemaah yang sudah usia lanjut ini tertahan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Perempuan asli Sumenep Madura itu harus menunggu dibuatkan kembali paspor di Kantor Imigrasi.

"Kami harus mengganti paspor utuh kembali. Yang bersangkutan menunggu hingga paspor jadi. Kemarin malam dia sudah bisa berangkat kok," kata Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Muhammad Sakur.

Siti Khosyah telah mengantongi paspor dengan nomo B4177486.

Jemaah dengan nomor porsi 130037110 itu ketahuan merobekpaspor. Karena ketidaktahuannya, paspor ini dirobek di atas bus.

Dikira karcis bus.

Seharusnya, yang bersangkutan berangkat haji bersama kloter 16. Sesuai jadwal terbang pada 15 Agustus 2016 sore.

Karena menunggu pembuatan paspor baru baru bisa berangkat bersama Kloter 31 (Sidoarjo) pada Minggu, 21 Agustus 2016 malam.

Khosyah ketahuan merobek paspornya sendiri saat dirinya hendak terbang bersama kloter 16 (Jember).

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved