Kotoran Anjing Berserakan, Pabrik Sabu-sabu di Kerobokan Bali Terungkap

BB memproduksi sabu di lantai dua rumahnya, karena ada ruang terbuka di sana, sehingga asap produksi bisa keluar.

Kotoran Anjing Berserakan, Pabrik Sabu-sabu di Kerobokan Bali Terungkap
Tribun Bali/Rizal Fanany
Petugas BNNP Bali menggeledah sejumlah ruangan dalam penggerebekan gudang sabu di Perumahan Puri Wahana, Jalan Raya Semer, Kerobokan, Badung, Rabu (24/8/2016). Petugas menunjukkan kantong plastik berisi sabu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR –Pemilik pabrik sabu yang diringkus tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali ternyata belajar membuat barang haram itu lewat internet, khususnya media sosial (medsos) yang memuat rekaman-rekaman video yaitu YouTube.

Pemilik pabrik berinisial BB (35) yang warga negara Jerman itu mengaku membuat sabu sendiri karena sudah terlanjur kecanduan.

(Pabrik Sabu di Kerobokan, Giri Prasta: CCTV akan Dipasang Hingga Gang-gang Kecil di Kuta)

Demi menghemat pengeluaran untuk membeli sabu, ia lantas membikin sendiri.

"Menurut pengakuan tersangka, ia belajar membuat sabu dari video di YouTube dan sumber-sumber lainnya di internet" jelas Kepala Bidang (Kabid) Berantas BNNP Bali, AKBP Ketut Arta, Rabu (24/8/2016), di Denpasar.

Tidak diketahui secera persis bagaimana dia bisa membeli prekusor, karena penjualan zat kimia itu sebetulnya diawasi antara lain oleh kepolisian, BNN, Bea-Cukai, dan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan).

Pengawasan atas peredaran prekursor itu didasarkan pada Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Bahan-bahan dasar ramuan untuk membuat sabu dibelinya dari Malang, Jawa Timur. Modal untuk membuat pabrik rumahan sabu sekitar Rp 5 juta saja,” jelas Ketut Arta.

Untuk diketahui, BB ditangkap oleh tim BNNP di rumah kontrakannya di Perumahan Puri Wahana No. 6, Banjar Semer, Kerobokan, Badung, Senin (22/8/2016).

Saat ditangkap, BB sempat mengelak dan berusaha melawan.

Halaman
1234
Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved