Young Gen

Bali Mekedekan Jilid II Bangun Perpustakaan di Desa Saraya Timur

Mereka masih tetap menghadapkan bantuan dari seluruh pihak untuk meningkatkan jumlah dan variasi buku di perpustakaan ini.

Bali Mekedekan Jilid II Bangun Perpustakaan di Desa Saraya Timur
Istimewa
Ikatan awardee LPDP Bali atau yang lebih dikenal dengan Jnana Bhakti mengadakan Bali Mekedekan Jilid II di Desa Saraya Timur, Karangasem, Sabtu (20/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Ikatan awardee LPDP Bali atau yang lebih dikenal dengan Jnana Bhakti mengadakan Bali Mekedekan Jilid II di Desa Saraya Timur, Karangasem, Sabtu (20/8/2016).

Kegiatan ini digelar karena terinspirasi dari cerita seorang awardee, I Nengah Agus Tripayana tentang lemahnya akses pendidikan di desanya.

“Di desa saya, sangat sulit memperoleh buku-buku pelajaran bagi anak-anak. Selain karena harganya yang cukup mahal, juga disebabkan oleh belum tersedianya perpustakaan dengan sumber buku yang memadai. Hal ini menjadi kendala yang harus segara dicari jalan keluarnya,” ujar Nengah Agus Tripayana.

Melaui kerja sama dengan Yayasan Bina Sastra, ikatan awarde LPDP Bali Jnana Bhakti mengajak masyarakat untuk menyumbangkan buku-buku.

Sejauh ini sumbangan juga sudah datang dari berbagai pihak, termasuk sumbangan publik, dan beberapa komunitas relawan di Indonesia.

“Semoga ini menjadi langkah awal yang baik untuk memajukan pendidikan di desa ini dan saya harap setelah acara ini semakin banyak sumbangan buku yang datang ke desa,” ungkap Ketua Yayasan Bina Sastra, I Ketut Pasek.  

Ketua panitia acara, Ni Komang Meta Saraswati Sabeh mengatakan bagi ingin turut berbagi menyumbangkan buku, bisa mengirimkan langsung ke alamat yayasan di Banjar Dinas Tukad Buah, Desa Seraya Timur, Karangasem atau ke Dinas Pendidikan Karangasem.

Gadis yang akrab disapa Meta ini juga menyampaikan rasa syukurnya terhadap dukungan yang datang sejauh ini.

“Saya bersyukur. Tanpa mengenal batas jarak dan latar belakang, keterlibatan publik dari berbagai daerah untuk turut berkontribusi, membuat acara ini sangat bermakna,” ujarnya kepada Tribun Bali.  

Selain buku untuk anak PAUD dan TK, juga terdapat buku bertemakan cerita rakyat, pengetahuan alam, pengetahuan umum, hingga buku pelajaran dari tingkat SD sampai SMA.

Halaman
12
Penulis: Ni Putu Vera Eryantini
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved