Pedangdut Imam S Arifin Isap Sabu-sabu Pakai Dot Bayi

Imam sudah pernah ditangkap atas kasus yang sama di Medan pada 2008 lalu. Kemudian, ia kembali terjerat kasus Narkoba dan ditangkap di kawasan Jakarta

Pedangdut Imam S Arifin Isap Sabu-sabu Pakai Dot Bayi
Istimewa
Artis dangdut Imam S Arifin diciduk karena ketahuan menggunakan Narkoba jenis sabu sebanyak 0,36 gram, Sabtu (27/8) malam 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Artis dangdut Imam S Arifin diciduk karena ketahuan menggunakan Narkoba jenis sabu sebanyak 0,36 gram.

Pedangdut itu ditangkap saat berada di Kamar Nomor 03 Lantai 17 Tower Selatan Apartemen Crysan, Jalan Rajawali Selatan, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8/2016) malam.

Usai diamankan pihak polisi, pelantun 'Jangan Tinggalkan Aku' itu menjalani sejumlah pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat.

Uniknya dalam penangkapan ditemukan sebuah dot bayi alias botol susu bayi. Diduga dot tersebut digunakan Imam untuk mengkonsumsi sabu.

"Ada satu buah bong dari botol dot bayi, satu buah cangklong (alat isap sabu) dan satu buah timbangan digital kecil," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Roycke Lingue.

Pihak kepolisian Metro Jakarta Barat menduga penyanyi dangdut Imam S Arifin (56) merupakan seorang pengedar Narkoba.

"Kemungkinan ke sana bisa aja. Tapi kami masih berproses," tambah Roycke.

Untuk membuktikan dugaan itu, lanjut Roycke, pihaknya perlu melakukan penyelidikan lebih intensif.

"Mengungkapkan ini kan harus colaborate dengan kasus‑kasus sebelumnya dan petunjuk yang ada sehingga memerlukan waktu. Apabila ada indikasi ke sana, ini akan sampaikan juga," kata Roycke.

Tiga Kali Ditangkap

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved