Klungkung Resmi Berangkatkan 31 Calon Jamaah Haji

"Masa tunggu untuk Bali sendiri mencapai 20 tahun," sebutnya.

Klungkung Resmi Berangkatkan 31 Calon Jamaah Haji
Tribun Jateng/Galih Priatmojo
Ilustrasi Calon Jamaah Haji 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sebanyak 31 orang calon Jamaah Haji asal Kabupaten Klungkung diberangkatkan dan dilepas secara resmi Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta.

Acara pelepasan digelar di Masjid Nurul Huda, Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Selasa sore (30/8/2016).  

Pelepasan calon jamaah Haji Tahun 1437 H / 2016 Kabupaten Klungkung disaksikan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Klungkung, tokoh masyarakat serta warga setempat.

Acara pelepasan diawali dengan doa yang dipimpin pemuka umat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba menjelaskan,  calon jamaah haji Kabupaten Klungkung yang masuk kuota berangkat tahun ini sebanyak 31 orang.

"Semuanya akan diberangkatkan dalam kloter 56 dan 57 Embarkasi Surabaya,", kata IB Yusa Manuaba.

Yusa Manuaba menyebutkan, untuk Kabupaten Klungkung sendiri jumlah daftar tunggu calon jamaah haji hingga 30 Agustus 2016 mencapai 366 orang.

Banyaknya jumlah calon jamaah haji dan keterbatasan kuota ini berimbas pada masa tunggu keberangkatan.

"Masa tunggu untuk Bali sendiri mencapai 20 tahun," sebutnya.

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati, Made Kasta mengatakan, kegiatan ibadah haji yang merupakan bagian dari rukun islam kelima wajib dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan akan kemahabesaran Tuhan.

“Perjalanan suci haji memberikan makna yang mendalam bagi umat Muslim, karena didalamnya mengandung unsur penyucian diri sekaligus meningkatkan spritualitas rohani,” kata Bupati Suwirta.

Selain itu, Wabup Kasta juga meminta kepada calon jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan dan menjalankan kewajiban sesuai ketentuan dan prosedur serta mekanisme yang berlaku di tanah suci Makkah.

"Jaga selalu kesehatan dan ikuti prosedur dan mekanisme di tanah suci," ujarnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved