Ditanya Kapan Mulai Pakai Sabu, Reza Artamevia: ‘Anda Bukan Dokter’

Apalagi, ia mengabarkan kalau hasil tes urine yang tadinya positif, menjadi negatif.

Ditanya Kapan Mulai Pakai Sabu, Reza Artamevia: ‘Anda Bukan Dokter’
Nova
Reza Artamevia bertemu dengan keluarga sepulang dari penangkapan di Mataram, NTB, Jumat (2/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM - Reza Artamevia akhirnya diizinkan pulang ke rumah untuk sementara waktu oleh pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat. 

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Reza yang ditemani anak bungsunya, Aaliyah Massaid, bergegas menuju rumah orangtua Reza, Adang Surachman Rachmat, di kawasan Margaguna, Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu pula, Reza berkesempatan untuk melakukan konferensi pers perihal kabar penangkapannya di Mataram, Lombok, Minggu (28/8/2016) lalu.

Dalam keterangannya, Reza menyebutkan kalau ia sama sekali bukan pengguna narkoba seperti yang selama ini dituduhkan.

Ketika menjawab pertanyaan seputar itu, wajah Reza sumringah.

Apalagi, ia mengabarkan kalau hasil tes urine yang tadinya positif, menjadi negatif.

Namun, raut wajah Reza mendadak muram ketika ditanyakan perihal sejak kapan ia menggunakan narkoba jenis sabu dan dari mana ia mendapatkannya.

"Untuk apa saya sharing soal hal itu? Anda bukan dokter dan saya rasa, saya enggak punya kewajiban untuk share itu pada Anda," tegas Reza saat dijumpai tabloidnova.com di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2016) malam.

Sebelumnya sempat diberitakan tabloidnova.com bahwa Reza mengaku tidak tahu jika zat yang sering digunakannya sebagai stimulan tersebut adalah zat narkotika jenis sabu.

Selama berada di Padepokan Brajamusti milik Gatot, Reza mengaku hanya mengetahui benda itu dengan sebutan aspat (sebelumnya ditulis asmat, red). (
Okki Margaretha/Tabloidnova.com)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved