VIDEO ‘Sebagai Mamaknya Saya Yang Salah Karena Kurang Mengawasi Anak’

Dengan berurai air mata, kedua orang tua pelaku itu mengaku tidak menyangka anaknya melakukan aksi teror tersebut.

TRIBUN-BALI.COM, MEDAN - Orang tua sang pelaku teror terhadap sebuah rumah ibadah di MedanSumatera Utara, mengaku tidak mengetahui rencana aksi anak mereka.

Orang tua pelaku menjelaskan, sebelum peristiwa teror terjadi, pelaku sempat pamit untuk pergi ke sebuah minimarket.

Dengan berurai air mata, kedua orang tua pelaku itu mengaku tidak menyangka anaknya melakukan aksi teror tersebut.

Sang ibu dalam pernyataannya kepada wartawan, Jumat (2/9/2016) menyampaikan permohonan maaf kepada warga ,Sumatera Utara dan pastor yang menjadi korban dalam aksi yang dilakukan anaknya. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved