DPRD Bali Sidak Peken Wangaya, Wiryatama Kaget Rata-Rata Bahan Janur Dari Pulau Jawa
Wiryatama: Bali harus berdaulat untuk penuhi janur
Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali melakulan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Adat Wangaya, Denpasar menjelang hari raya Galungan.
Sidak dipimpin langsung Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama.
Ia pun menyisir dari ujung timur sampai ujung barat sembari menanyakan beberapa pedagang janur yang ada di pasar tersebut.
“Niki busung napi nike (ini busung apa)? Tanya Adi, Busung dari jawa Pak,” jelas satu pedagang di pasar adat Wangaya, Denpasar, Senin (5/9/2016).
Wiryatama pun berkeliling ke arah barat pasar dan menemukan hal yang sama.
Politisi asal Tabanan ini tak bisa menutupi rasa terkejutnya ketika mengetahui banyak bahan-bahan seperti janur, tebu, pisang yang dipasarkan pedagang bukan berasal dari wilayah Bali.
“Ini (janur, pisang, red) saya lihat, kebanyakan kan dari luar. Pisangnya juga malah kecilnya ini, ini kedepan harus dipikirkan bersama. Bali harus berdaulatlah untuk penuhi janur,” keluh mantan bupati Tabanan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pasar-wangaya_20160905_152038.jpg)