Ada Isu Bahan Pengawet di Tinta Tato, Membuat Lesu Bisnis Tato Temporer

"Sepi banget waktu itu (2014). Bahkan saya hampir sepekan hanya dapat dua atau tiga wisman"

Ada Isu Bahan Pengawet di Tinta Tato, Membuat Lesu Bisnis Tato Temporer
tribunbali/manik prio prabowo
Seorang bule cantik tengah mendapat layanan tato temporer di Legian, Bali, Rabu (7/9/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bisnis menjajakan keahilian mentato temporer di wilayah Pantai Legian, Kuta, Badung, Bali saat ini tak seramai dulu.

Sepinya order sangat dirasakan Wirawan (35), yang mengaku bingung dengan kondisi sepinya peminat tato temporer.

Jasa tato temporer mulai terasa sangat berat sejak 2013 lalu. "Karena banyak berita pengawet di bahan tato temporer dan membuat alergi, kabar itu membuat wisatawan enggan menato tubuhnya lagi," sebutnya.

"Sepi banget waktu itu (2014). Bahkan saya hampir sepekan hanya dapat dua atau tiga wisman yang mau memakai jasa tato kami," jelasnya kepada Tribun Bali, Rabu (7/9/2016). (*)

Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved