Imigrasi Salah Stempel Paspor Wisman, Kamaludin : Tak Perlu Khawatir
Kesalahan stempel yang sudah diakui petugas Imigrasi ini menuai kritikan.
Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Petugas Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai memastikan bahwa wisatawan yang paspor atau visanya salah stampel sudah diganti dengan coretan tangan atau bolpoin.
Pernyataan tersebut dipaparkan oleh Kepala Seksi Unit B Bidang Tempat Pendataan Imigrasi, Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Kamaludin, di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Bali, Jumat (9/9/2016).
Menurutnya setelah melihat dua gambar halaman visa yang disahkan petugas Imigrasi, stampel awal memang tahunya salah yakni 2015.
"Hanya saja sudah dicoret dengan diganti coretan tangan dengan diterakan tanda tangan petugas. Jadi semua petugas Imigrasi di seluruh Indonesia sudah paham dan pasti akan mengecek ke sistem server Imigrasi. Dengan kata lain petugas Imigrasi tahu apakah coretan tersebut sah atau tidak. Jadi wisatawan tak perlu khawatir," jelas Kamaludin kepada Tribun Bali.
Seperti yang terlihat di beranda grub Facebook Cangu Comunity, terdapat pergunjingan tentang kesalahan stempel di halaman visa.
Kesalahan stempel yang sudah diakui petugas Imigrasi ini menuai kritikan.
"Memang itu (stempel) kesalahan kita. Tapi sekali lagi wisman gak perlu khawatir. Selama itu sah maka petugas akan tahu ciri-ciri dan melakukan pengecekan ke server," tandas Kamal.
Lebih lanjut Kamal memaparkan, dalam penggantian tahun menggunakan coretan tangan ini menurut petugas juga harus sesuai prosedur.
Bahkan, tak semua petugas Imigrasi bisa mengganti tanggal, bulan atau tahun yang salah.
Selain itu, setiap kesalahan yang dilakukan petugas Imigrasi pasti akan tersimpan di data base server Imigrasi.
"Jadi di halaman visa ada tanda tangan yang mengesahkan coretan tahun yang salah. Yang bisa mengganti coretan itu hanya supervisor atau atasananya saja," sahut Kamal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/stempel_20160909_133245.jpg)