‎Sabu dan Kokain Asal Belanda, Disembunyikan Dalam Gelas Ditumpuk Cairan Lilin

Penerima barang ini ditujukan kepada Kobu Raum yang berada di Jalan Danau Buyan, Denpasar, Bali.

‎Sabu dan Kokain Asal Belanda, Disembunyikan Dalam Gelas Ditumpuk Cairan Lilin
Tribun Bali / I Made Ardhiangga Ismayana
- Seorang pria berkewarganegaraan Singapura ditangkap anggota Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Denpasar, Bali, Senin (19/9/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kantor Pengawasan dan Pelayanan  Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Denpasar menangkap Muhammad Faliq Din Nordin (32) WN Singapura karena kedapatan hendak mengambil Sabu-Sabu (SS) dan Kokain.

Ia diamankan di Kantor Pos Denpasar ‎Pada 9 September lalu.

Dalam kasus ini, narkotika itu didatangkan dari Negeri Kincir Angin, Belanda.

Untuk mengelabui petugas, ‎barang haram itu dikemas dalam sebuah gelas, yang sebelumnya diberikan cairan lilin.

"Sabu ini dikirim dari Belanda menuju ke Indonesia. Sabu dikirim untuk tujuan orang asing yang ada di Bali dengan alamat jelas. Barangnya (Sabu dan Kokain,red) dikemas dalam kardus yang isinya adalah gelas. Dan dalam gelas itu ada sabu yang ditumpuk cairan lilin," ‎kata Kakanwil Direktorat Jendral Bea dan Cukai wilayah Bali NTB dan NTT, Syarif Hidayat, Senin (19/9/2016).

Syarif mengaku, jika menghitung dari nilai barang haram tersebut.

Ditaksir bisa mencapai seharga Rp. 225 juta.

‎Penerima barang ini ditujukan kepada Kobu Raum yang berada di Jalan Danau Buyan, Denpasar, Bali.

"Kobu sendiri menjadi wewenang Polda Bali untuk menindak. Kami hanya mengamankan, dan untuk selanjutnya adalah tugas Polisi," tandasnya.‎ (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved