Indonesia Soccer Championship 2016

Ini Jawaban Coach Indra Sjafri Soal Minimnya Kontribusi Daniel Heffernan

Bila kembali main di bawah performa, bukan tak mungkin Daniel akan diparkir.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Rizki Laelani
tribunbali/rizal fanany
Striker Bali United, Daniel Heffernan mencoba keluar dari kawalan pemain Persib Bandung di laga ke-20 ISC A, Minggu (18/9/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bali United masih memiliki permasalahan pada lini depan di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Hingga laga ke-20, Serdadu Tridatu baru mencetak 20 gol.

Bahkan target perbaikan di lini depan di putaran dua ISC A belum berbuah, meski telah mendatangkan striker kelahiran Inggris, Daniel Heffernan. Tiga laga diberi kesempatan untuk pembuktian, Daniel belum bisa mencetak gol.

Suporter Bali United dibuat geleng-geleng kepala saat melihat Daniel hanya "jalan-jalan" di depan area pertahanan Persib Bandung, Minggu (18/9/2016).

Untung, kesabaran para pemain dalam membangun serangan berbuah gol semata wayang dari Miftahul Hamdi.

Minimnya kontribusi Daniel menjadi perhatian suporter dan manajemen. Suporter Bali United yang menyaksikan langsung Bali United lawan Persib di tribun VIP berharap Daniel mampu menunjukan kualitasnya sebagai striker yang produktif.

Hal serupapun diharapkan Manager Coach Bali United, Indra Sjafri. Jika hingga kompetisi usai, Daniel tidak mampu menunjukan kualitasnya sebagai pencetak gol Bali United, bukan tidak mungkin striker yang lama bermain di Australia ini akan dicoret dari skuat Serdadu Tridatu.

Posisi Daniel Heffernan pun akan terancam, bila Indra Sjafri menerapkan formasi 4-3-3. Bila kembali main di bawah performa, bukan tak mungkin Daniel akan diparkir.

Komposisi tiga pemain di depan, kemungkinan paket I Made Wirahadi, Nemanja Vidakovic, dan Miftahul Hamdi akan jadi pilihan saat bertandang ke Padang. Formasi 4-3-3 menuntut semua lini serang aktif dalam menciptkan peluang menjadi gol.

Tiga pemain di depan, mengandalkan duel-duel udara heading dan duel pada striker utama. Format ini jika sudah melewati bek sayap musuh, maka crossing ke tengah karena ada striker yang siap menyundul atau mengambil umpan lambung baik dari kiri ataupun kanan.

"Bila kami menggunakan formasi 4-3-3, Daniel belum bisa beradaptasi karena tipikal Daniel bukan pekerja," kata Manager Coach Bali United, Indra Sjafri, Selasa (20/9/2016).

Indra Sjafri, menilai pemain anyar asal Inggris itu lebih cocok dengan skuat yang menggunakan formasi 4-4-2. "Daniel dan pemain asing lainnya kami lihat hingga Desember nanti. Bila tidak menunjukan peningkatan maka akan kami lepas," kata Indra Sjafri.

Dengan formasi 4-3-3, Bali United tampil cukup baik. Beberapa laga bisa dilalui dengan kemenangan. Seperti saat hadapi Persija Jakarta, Sriwijaya FC, Semen Padang, dan Persib Bandung, Bali United berhasil menang. Kemungkinan formasi ini bisa kembali digunakan saat Serdadu Tridatu bertandang ke Semen Padang, 3 September nanti. (*)

- Daniel Heffernan
-Striker murni
-30 nomor punggung
-3 laga ISC A
-270 menit main

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved