Pedagang Asongan Jualan di Jaba Pura Kahyangan, Pemedek: Bagaimana Kita Kushyuk Sembahyang!

Ratusan pemedek melakukan upacara melasti yang biasa dilaksanakan di Pantai Watu Klotok

Pedagang Asongan Jualan di Jaba Pura Kahyangan, Pemedek: Bagaimana Kita Kushyuk Sembahyang!
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pedagang tampak menjamur di areal jaba sisi Pura Watu Klotok, Jumat (23/9/2016). 

I Wayan Sumer, salah seorang pedagang makanan dan minuman di jaba sisi Pura Watu Klotok mengaku sengaja jauh-jauh dari Desa Bangbang, Bangli untuk berjualan di area Pantai Watu Klotok .

Sekali berjualan di Pura Watu Klotok, Sumer mengaku dapat meraup untung hingga Rp 200 ribu.

Sebelum berjualan ia biasanya mengaturkan dana punia sebesar Rp 10 ribu.

“Pedagang disini kebanyakan dari luar Klungkung, bahkan ada yang dari luar Bali. Untuk tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan pemedek, saya selalu berjualan dengan pakaian adat dan hanya menjajakan dagangan saat pemedek usai melakukan persembahyangan,” ujar Wayan Sumer.

Bendesa Desa Pakraman Gelgel, I Putu Arimbawa ketika dikonfirmasi melalui telepon ,mengaku tidak bisa serta merta melakukan tindakan penertiban terhadap pedagang tersebut.

Pihaknya berencana akan berkoordinasi dengan kelian di Pura Watu Klotok terkait hal tersebut.

“Hal itu masukan bagus, saya akan bicarakan lebih lanjut terkait hal ini dengan pihak pura,” jelas Putu Arimbawa.

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved