Breaking News:

Pilkada Buleleng

25 Advokat Kawal Pasangan SURYA

Untuk menghadapai kemungkinan Pilkada menjurus ke masalah hukum, SURYA membentuk tim advokasi yang terdiri sejumlah pengacara.

Istimewa
Sukrawan (tengah) saat pembentukan tim advokasi yang diketuai Made Sukerana (3 dari kanan) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasangan calon perseorangan dalam Pilkada Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharmawijaya (SURYA) benar-benar mempersiapkan jurus bertarung melawan calon petahanan pasangan Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) yang diusung PDIP dan NasDem.

Untuk menghadapai kemungkinan Pilkada menjurus ke masalah hukum, SURYA membentuk tim advokasi yang terdiri sejumlah pengacara.

Ditunjuk sebagai ketua tim advokasi adalah Made Sukerana, Ketua Golkar Karangasem yang juga mantan Wakil Bupati Karangasem.

Sukerana saat dikonfirmasi mengatakan, dibentuknya tim advokasi dikarenakan Pilkada Buleleng sebagai barometer politik Bali harus bebas dari pelanggaran Pemilu.

Khususnya terkait intimidasi, sehingga menjadi contoh bagi pelaksanaan Pilgub 2018 mendatang.

“Ya benar, itu kan memang dalam setiap Pilkada biasanya ada tim advokasinya. Di kepanitiaan biasa ada tim itu kan. Intinya kan Buleleng ini barometer untuk demokrasi di Bali, baik dari sisi wilayah, maupun jumlah penduduk yang akan berpengaruh di (Pilgub) 2018. Bagaimana kita mengawal supaya pemilihan ini menjadi contoh dan tidak ada intimidasi dan sebagainya,” jelasnya melalui sambungan seluler, Rabu (28/9/2016).

Sukerana menambahkan, dibentuknya Tim Advokasi SURYA ini juga untuk meminimalisir pelanggaran Pemilu untuk menjegal paket SURYA di tahapan verifikasi sebagai calon perseorangan.

Terkait penunjukkan dirinya sebagai ketua tim, Sukerana menjelaskan, karena dirinya bagian dari KBM yang mendukung paket SURYA.

Selain itu, dirinya dinilai memiliki pengalaman dalam Pilkada.

“Karena secara dukungan kan Partai Golkar dan KBM mendukung paket SURYA, termasuk saya. Karena banyak saudara di Singaraja. Oleh karena itu, dari rapat tim dibentuklah kepengurusan tim advokasi, maka ditunjuklah saya oleh pasangan SURYA untuk tim advokasi ini. Alasannya ya karena saya dulu pernah terlibat (dalam Pilkada). Kedua, memang kita ingin mengawal paket ini untuk bisa lolos. Karena memang ada disinyalir yang akan kita cek setelah tanggal 1 (Oktober) ini, kami akan terjun ke kecamatan-kecamatan tersebut. Apakah benar verifikasi tersebut dilakukan dengan benar secara faktual dan jujur, tidak ada tekanan tertentu,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved