Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Polda Bali Belum Terima Laporan, Diduga Pengikut Dimas Kanjeng Enggan Buka Suara

Marsdianto mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan iming-iming cepat dan mudah mendapatkan uang banyak.

Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
kompas.com
Dimas@Kanjeng.tersangka.kasus.penipuan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kapolres Tabanan yang baru, AKBP Marsdianto, mengakui adanya Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di wilayah Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, tepatnya di wilayah perbatasan antara Desa Belimbing dan Desa Sanda.

"Tapi yang di Pupuan sudah lama tutup, sepertinya hanya aktif saat pembukaan saja," jelas perwira asal Padang itu, kemarin.

Marsdianto mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan iming-iming cepat dan mudah mendapatkan uang banyak.

"Jika ada yang seperti itu wajib dicurigai apakah benar atau tidak," jelas mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali ini.

Ia menambahkan, jika ada masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan dari Dimas Kanjeng agar segera melaporkan ke polres ataupun polsek.         

Jika sampai ada permasalahan yang menyangkut ke luar wilayah Bali, khususnya Jawa Timur, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur.

Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol AA Made Sudana, di Mapolda, Selasa (4/10/2016) kemarin.

Disebutkan Polda Bali akan memfasilitasi dan memberikan arahan serta petunjuk bagi para korban jika hendak melapor.

Sejauh ini, Polda Bali belum menerima laporan korban dari Dimas Kanjeng.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada banyak korban penipuan Dimas Kanjeng di Bali.

Namun diduga para pengikutnya enggan buka suara.

Adapun kerabat dari salah satu korban di Denpasar, (alm) Haji Mansyur, ragu melaporkan kasus penipuan tersebut karena minimnya barang bukti.

"Kami hanya punya CD dan kalender. Tak ada hitam putih saat almarhum kakak saya setor uang sebanyak itu," ungkap sang adik, Anto, di rumahnya di Kampung Jawa, Jl Ahmad Yani, Minggu (1/10/2016). (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved