Melarat di Pulau Surga

Memilukan, Karma dan Keluarganya di Gianyar Hidup dari Bantuan Tetangga

Insiden dua tahun silam itu terjadi saat ia menebang pohon di ketinggian 15 meter.

Memilukan, Karma dan Keluarganya di Gianyar Hidup dari Bantuan Tetangga
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Made Karma berbaring di tempat tidurnya didampingi istri dan putra semata wayangnya, Made Sandiawan, Senin (3/10/2016). 

Karena itu, keluarga ini pun harus kembali minta-minta pada tetangga.

Paling disayangkan lagi, pihaknya sudah mengadukan kondisi keluarganya tersebut pada pihak banjar.

Namun hingga kini belum ada hasilnya.

“Saya sudah pernah mengadukan kondisi kami kepada kelian agar dapat bantuan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut, katanya masih dalam proses,“ ucapnya.

Kepala Dinas Sosial Gianyar, Made Watha, saat dikonfirmasi, Senin (3/10/2016), mengaku terkejut mendengar kisah hidup keluarga Made Karma.

Sebab, hingga saat ini pihaknya belum pernah mendapatkan laporan tentang keluarga ini.

“Saya rutin ke Desa Taro, sama sekali tidak ada laporan kondisi ini dari perbekel atau kelihan dinasnya, “ ucapnya.

Pihaknya pun langsung menurunkan petugas untuk melakukan pengecekan.

Selain itu, pihaknya akan mengkoordinasikan pada Dinas Pendidikan agar anak Made Karma, Made Sandiawan  mendapatkan beasiswa.

“Saya meyayangkan hal seperti ini tidak dilaporkan ke pemerintah. Hal ini menyebabkan kami seolah-olah tak peduli pada nasib masyarakat miskin,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved