Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pasien Tuberculosis Sulit Berhenti Merokok Paru-Paru Berisiko Rusak

Sebagian besar pasien TB cenderung kesulitan menghentikan kebiasaan merokok sehingga menghambat keefektifan terapi TB

Penulis: Sarah Vanessa Bona | Editor: Eviera Paramita Sandi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Bali serta Koordinator Bali Tobacco Control Initiative (BTCI) PSKM Unud, Made Kerta Duana MPH, menjelaskan keterkaitan rokok dengan penyakit Tuberculosis (TB) sangat erat. 

Rokok bukan menjadi penyebab seseorang mengalami TB namun kebiasaan merokok akan memperparah penyakit TB pada seseorang. 

Padahal kesembuhan atau keparahan penyakit TB sangat bergantung dari perilaku merokok Kerta Duana mencontohkan bahwa paru-paru membutuhkan oksigen yang bagus.

Saat terjadi kerusakan pada paru-paru dan dibebani dengan asap rokok maka akan memperparah kondisi kesehatan pasien TB. 

Selain itu saat pasien TB menjalani terapi, hasil terapi akan semakin baik dan proses penyembuhan semakin cepat apabila pasien berhenti merokok. 

Kerta Duana mengatakan sebagian besar pasien TB cenderung kesulitan menghentikan kebiasaan merokok sehingga menghambat keefektifan terapi TB. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved