Terenyuh, Tak Punya Uang, Setelah 80 Tahun Baru Metatah, Dadong Ini Tetap Ikuti Walau Tanpa Gigi

Diumur 80 tahun sang dadong baru bisa melaksanakan yadnya, bersamaan dengan cucu, karena keterbatasan ekonomi

Terenyuh, Tak Punya Uang, Setelah 80 Tahun Baru Metatah, Dadong Ini Tetap Ikuti Walau Tanpa Gigi
Humas Tabanan
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ngayah nyangging dadong berumur 80 tahun, Minggu (23/10/2016).

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Ada hal menarik ketika Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ngayah nyangging di Karangasem.

Pasalnya, seorang peserta metatah (potong gigi, red) massal adalah seorang nenek berusia 80 tahun.

Hal ini menjadi momen yang unik sekaligus mengharukan bagi Bupati Eka yang juga merupakan Penasehat Perguruan Siwa Murti.

metatah
Suasana metatah massal yang diselenggarakan di Wantilan Banjar Palak, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Minggu (23/10/2016).

Hal itu diungkapkannya usai sangging dalam acara mepetik dan metatah massal yang diselenggarakan di Wantilan Banjar Palak, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Minggu (23/10/2016).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua  Umum Perguruan Siwa Murti,  Jero Mangku Made Subagia, Anggota DPRD Tabanan dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Tabanan.

 “Program metatah massal ini sudah dilaksanakan ke sekian kalinya, yang saya rasakan berbeda dan membuat saya terharu pada hari ini salah satunya adalah saya dapat menyangging orang yang sudah berumur dan tidak memiliki gigi. Diumur 80 tahun dia baru bisa melaksanakan yadnya, bersamaan dengan cucu, karena keterbatasan  ekonomi,” ungkapnya.

Acara pada hari itu diikuti oleh 250 metatah, 150 mepetik dan 400 mewinten saraswati.

Tidak hanya itu, acara juga dirangkaikan dengan pembagian sertifikat dan sembako gratis kepada 100 KK miskin.

Sebelumnya pada tanggal 16 Oktober lalu, Perguruan Siwa Murti telah menyelenggarakan kegiatan sosial yakni pengobatan Sekala Niskala yang diadakan di tempat yang sama dan diikuti oleh 600 peserta.

Selanjutnya pada tanggal  29 dan 30 Oktober mendatang akan digelar pengobatan Sekala Niskala di Nusa Penida. (HumasTabanan)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved