Tumpek Krulut, Hari Valentine-nya Bali

Kalau berbicara mengenai Tumpek Krulut, berarti kita berbicara masalah lulut atau dalam bahasa umum artinya cinta atau love.

Tumpek Krulut, Hari Valentine-nya Bali
TRIBUN BALI
IDA PANDITA MPU JAYA ACHARYA NANDA

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tumpek merupakan perwujudan dalam menghormati infrastruktur yang menyertai manusia dalam rangka meraih tujuan.

Seperti Tumpek Wariga, di mana umat Hindu di Bali menghaturkan sesajen pada tumbuh-tumbuhan sebagai rasa syukur manusia terhadap kelimpahan makanan dan banyak fungsi dari tumbuhan yang membantu manusia.

Nah, sekarang ada juga Tumpek Krulut.

Kalau berbicara mengenai Tumpek Krulut, berarti kita berbicara masalah lulut atau dalam bahasa umum artinya cinta atau love.

Jadi, Tumpek Krulut ini merupakan hari valentine-nya Bali.

Di mana tumpek ini jatuh setiap enam bulan sekali, yakni Sabtu, Kliwon, Wuku Krulut.

Tumpek Krulut menurut teks Aji Gurnitha, disebutkan bahwa hari yang tepat untuk mengupacarai gambelan.

Lalu bagaimana hari penyucian gambelan ini bisa dikaitkan dengan hari kasih sayang?

Sejatinya hal ini berkaitan dengan pemaknaan.

Gambelan itu terdiri dari banyak instrumen. Meski berbeda-beda suara, namun ketika dipukul bersamaan sesuai fungsinya, maka akan melahirkan satu melodi atau alunan musik yang indah.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved