Bagaimana Kelanjutan Tanah Ampo? Suyasa Mengaku Keringatan

Persoalan keberlanjutan Tanah Ampo ini sangat serius karena anggaran yang telah diinvestasikan mencapai Rp 100 miliar.

Bagaimana Kelanjutan Tanah Ampo? Suyasa Mengaku Keringatan
Tribun Bali/Saiful Rohim
Sejumlah warga sedang menikmati pemandangan di Dermaga Cruise Tanah Ampo, Karangasem, Selasa (23/6/2015) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Anggota Komisi III DPRD Bali, Nyoman Suyasa menganggap persoalan keberlanjutan Tanah Ampo perlu dibahas lebih lanjut.

Ia mengatakan bahwa persoalan keberlanjutan Tanah Ampo ini sangat serius karena anggaran yang telah diinvestasikan mencapai Rp 100 miliar.

“Persoalan ini (Tanah Ampo) sangat sensitif sekali sampai saya keringatan. Dana di sana diinvestasikan sepertinya sia-sia. Kemarin juga uji coba hanya menggunakan kapal yang panjangnya 47 meter, ini apa sekedar uji coba atau bagaimana?,” jelasnya sembari mengusap keringatnya di rapat dengar pendapat antara legislatif dan eksekutif di Kantor DPRD Bali, Denpasar, Selasa (25/10/2016).

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali, Ketut Dana menjelaskan bahwa pelabuhan Tanah Ampo setelah diuji coba dengan kapal navigasi di tahun 2016 direkomendasi oleh konsultan bahwa kapal bisa bersandar dengan panjang maksimal 150 meter.

Nantinya pun akan dibangun Jetty Ram Door (jembatan penghubung antara dermaga dan kapal) dengan total anggaran mencapai Rp 36 miliar.

“Kapal yang bersandar di sana harus ada kapal pandu. Dari dalam laut ke dermaga. Selain itu nanti akan dibangun Jetty Ram Door dan pemecah gelombang di sana,” jelasnya.

Ada pun nantinya akan ada badan pengelola berbentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di Pelabuhan Tanah Ampo antara pemerintah dan swasta, namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu kajian dan keputusan tersebut dari pemerintah pusat. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved