Telan Anggaran Rp 18 Miliar, Trans Sarbagita Harus Dievaluasi!

Ketua Komisi III DPRD Bali, Nengah Tamba mempertanyakan terkait dengan beroperasinya Trans Sarbagita yang bahkan menelan anggaran sebesar Rp 18 miliar

Telan Anggaran Rp 18 Miliar, Trans Sarbagita Harus Dievaluasi!
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Rapat dengar pendapat DPRD Bali dengan eksekutif di Kantor DPRD Bali, di Renon, Denpasar, Bali, Selasa (25/10/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pengoperasian moda transportasi massal bus Trans Sarbagita milik Pemprov Bali dinilai harus dievaluasi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Bali, Nengah Tamba yang mempertanyakan terkait dengan beroperasinya Trans Sarbagita yang bahkan menelan anggaran sebesar Rp 18 miliar.

“Ada kebutuhan anggaran Rp 18 miliar ini untuk apa saja? Ini anggaran sangat besar, apalagi dari pemaparan ini pemanfaatan bus ini sangat minim, tetapi subsidi sangat besar,” jelasnya dalam rapat dengar pendapat dengan eksekutif di Kantor DPRD Bali, di Renon, Denpasar, Bali, Selasa (25/10/2016).

Ia mempertanyakan terkait dengan berapa keuntungan yang didapat dari Trans Sarbagita selama ini.

Ia meminta penjelasan dari Dishubinfokom terkait dengan dengan keberadaannya bus Trans Sarbagita untuk bisa mengurangi dampak kemacetan di Provinsi Bali.

Kepala UPT Trans Sarbagita, DIshubinfokom Provinsi Bali, Gede Gunawan mengatakan, anggaran untuk biaya operasional Trans Sarbagita hanya sebesar Rp 13 miliar, sedangkan Rp 5 miliar digunakan untuk pendukung lainnya yakni halte, e-ticketing, dan buat honorer pegawai UPT Trans Sarbagita.

“Pendapatan dari Bus Trans Sarbagita yakni sebesar Rp 2,5 miliar pertahun, kami harapkan di tahun 2016 bisa naik menjadi Rp 2,7 miliar,” jelasnya.

Ia pun menjelaskan bus Trans Sarbagita saat ini kelihatan tidak maksimal karena kapasitas bus yang besar-besar, jikalau dengan bus yang kecil maka Trans Sarbagita akan lebih terlihat.

“Anggaran ini bisa ditekan jika kita menggunakan bus sedang. Bayangkan bus besar 1 banding 3 (1 liter untuk 3 km), sedangkan bus kecil bisa 1 banding 5 nanti,” jelasnya. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved