Ngeri, Video Pembantaian WNI di Hongkong Diputar Saat Sidang, Pelaku Gunakan Mainan Seksual Dan Tang

Jutting merekam dirinya sendiri selama berjam-jam untuk membahas pembunuhan tersebut, kenikmatan yang ia dapat dari kekerasan ekstrem

Ngeri, Video Pembantaian WNI di Hongkong Diputar Saat Sidang, Pelaku Gunakan Mainan Seksual Dan Tang
DAILY MAIL
Foto Sumarti Ningsih (kanan) dan Jesse Lorena Ruri, korban pembunuhan yang dilakukan Rurik Jutting, seorang bankir di Hong Kong. 

TRIBUN-BALI.COM, HONGKONG— Juri di pengadilan Hongkong, Selasa (25/10/2016), menonton video mengerikan tentang penyiksaan dan pembunuhan dua perempuan Indonesia oleh seorang bankir Inggris.

Video itu memperlihatkan bagaimana Rurik Jutting, bankir Inggris itu, membunuh seorang perempuan Indonesia yang ia temui di bar.

Pelaku juga mengatakan berulang kali bahwa ia memerkosa dan "menyiksanya dengan parah."

Dalam video yang ia buat, Jutting, bankir lulusan Cambridge University yang disidang di Pengadilan Tinggi Hongkong atas pembunuhan dua perempuan Indonesia, terlihat bertelanjang dada di apartemennya.

"Nama saya Rurik Jutting. Sekitar lima menit yang lalu saya baru saja membunuh, menewaskan, perempuan ini di sini," ujarnya ke arah kamera. Ia juga mengarahkan kamera ke bawah untuk memperlihatkan secara singkat jenazah Sumarti Ningsih (23) yang tengkurap di kamar mandi.

Tak lama kemudian, ia mengangkat tangannya yang terlihat gemetar.

Video tersebut merupakan yang pertama dalam serangkaian bukti ekstrem yang akan diperlihatkan dalam sidang.

Jutting, yang sidangnya dimulai pada Senin, mengaku tidak bersalah atas pembunuhan, dengan dasar "tanggung jawab yang hilang."

Jenazah kedua perempuan tersebut ditemukan di apartemen mewah Jutting di Hongkong.

Salah satu mayat yang dimutilasi ditemukan di sebuah koper di balkon, sementara yang lainnya di dalam apartemen dengan luka di leher dan bokong, menurut jaksa penuntut kepada pengadilan.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved