Perjuangan Januar Demi Obati Ibu Yang Koma 5 Tahun Usai Melahirkan

Januar gigih memperjuangkan pengobatan ibunya dengan mendatangi banyak pihak, termasuk dokter, rumah sakit, hingga pemerintah.

Perjuangan Januar Demi Obati Ibu Yang Koma 5 Tahun Usai Melahirkan
Kontributor Balikpapan, Dani Julius Zebua
Abdul Mutolib, Dilla, dan Fauzi, saat menunggu Humaida di RS Panglima Sebaya. Foto dokumentasi Januar As'ari, anak pertama Mutolib dan Humaida. 

TRIBUN-BALI.COM, BALIKPAPAN - Januar As’ari adalah putra pertama dari pasangan Humaida dan Abdul Mutolib.

Humaida, 46 tahun, pasien yang sedang mengalami koma sejak 2011 silam, tak lama setelah menjalani operasi KB steril di Klinik Muhammadiyah di Kabupaten Paser.

Beragam cara sudah dicoba agar Humaida sembuh.

Januar gigih memperjuangkan pengobatan ibunya dengan mendatangi banyak pihak, termasuk dokter, rumah sakit, hingga pemerintah.

Baca: Lima Tahun Koma Usai Melahirkan, Keluarga Minta Wanita Ini Disuntik Mati Saja

Alhasil, pemerintah setempat akhirnya tergerak dan memfasilitasi perpindahan perawatan dari kelas 3 ke ruang VVIP.

Perjuangan Januar berlanjut. Januar mendatangi Kantor Dewan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur di Samarinda untuk mendapat dukungan pendidikan bagi adik-adiknya.

Sebelumnya, ia pernah bertandang ke Pengurus Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta pada awal Oktober 2016.

“(Ke Samarinda) Melanjutkan upaya berikutnya. Kami kemudian ke DPW Muhammadiyah di Samarinda ini,” kata Januar, Jumat (28/10/2016).

Di Yogyakarta, Januar berharap dukungan DPP untuk perobatan Humaida.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved