Astaga, Polisi Naik Mobil Mewah Pelat Bodong, Tabrak Mahasiswi hingga Tewas

Mobil dengan nomor polisi DB 41 DO tidak teregistrasi di database Ditlantas Polda Sulut. Artinya itu bisa dipalsukan atau bikin sendiri

Astaga, Polisi Naik Mobil Mewah Pelat Bodong, Tabrak Mahasiswi hingga Tewas
Tribun Lampung
Potongan video beberapa saat setelah tabrakan Gunungkidul 

TRIBUN-BALI.COM - Kecelakaan maut melibatkan mobil sport berjenis Toyota GT 86 dengan nomor polisi DB 41DO dengan sepeda motor jenis Honda Vario AB 6648 SW terjadi di Jalan Yogyakarta-Wonosari, Kalisuru, Desa Putat, Patuk, Gunungkidul, Rabu (2/11/2016).

Mobil mewah mobil yang menabrak tewas Lyedea prasetyo (19) warga Dusun Tambakrejo, Sodo, Paliyan, Gunungkidul itu dikendarai Aldofian Paka, seorang polisi.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Samiyono, membenarkan, pengemudi mobil sport berjenis Toyota GT 86 atas nama Aldo Paka, adalah salah seorang anggota Polres Gunungkidul.

"Pengemudi roda empat memang betul adalah anggota polresGunungkidul bagian SPK," kata Samiyono, Rabu (2/11/2016).

Dari penelusuran Tribun Manado, nopol DB 41DO tak tercatat di database.

Sebelumnya, Direktur Lalulintas Polda Sulawesi Utara, Komisaris Besar Pol Subandria, merespon informasi kasus lakalantas maut di Patuk, Gunungkidul, melibatkan mobil sport Toyota bernopol DB 41 DO.

Nopol DB tercatat dipakai di Kota Manado, Tomohon, dan Minahasa.

Kamis (3/11/2016), Ditlantas Polda Sulut, Kombespol Subandriyah menegaskan tak ada nomor polisi DB 41DO.

"Mobil dengan nomor polisi DB 41 DO tidak teregistrasi di database Ditlantas Polda Sulut. Artinya itu bisa dipalsukan atau bikin sendiri," katanya kepada Reporter Tribun Manado, Finekke Wolajan.

Kapolda Sulut, Irjenpol Wilmar Marpaung mengungkapkan, jika nomor polisi tak ada di database ada kemungkinan nopol palsu.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved