Nasi Telur Balado Dan Ayam Bakar, Menu Sarapan Jokowi Dalam Kotak

Acara tidak langsung masuk ke dalam sesi pengarahan Presiden. Malah didahului sarapan nasi kotak bersama-sama.

Nasi Telur Balado Dan Ayam Bakar, Menu Sarapan Jokowi Dalam Kotak
Fabian Januarius Kuwado
Suasana aula PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016), tempat Presiden Joko Widodo akan memberikan pengarahan kepada jajaran Polri. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Peristiwa menarik terjadi dalam pengarahan Presiden Joko Widodo kepada bintara, perwira menengah dan tinggi Polri di Aula PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016) pagi.

Acara tidak langsung masuk ke dalam sesi pengarahan Presiden.

Acara itu malah didahului sarapan nasi kotak bersama-sama.

Pengamatan Kompas.com, Presiden masuk ke aula PTIK sekitar pukul 08.45 WIB.

Seluruh personel Polri yang hadir bertepuk tangan panjang menyambut kedatangan Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Jokowi yang mengenakan kemeja batik lengan panjang beserta Pratiknodan Tito langsung menempati tempat duduk di atas panggung menghadap para personel Polri.

Setelah itu, pembawa acara mempersilahkan seorang perwira untuk menyampaikan laporan pertemuan.

Sang perwira melaporkan bahwa sebanyak 602 personel Polri hadir dalam acara pengarahan tersebut.

Usai laporan, pembawa acara mempersilahkan seluruh personel Polriyang hadir untuk sarapan terlebih dahulu.

Mendapat arahan demikian, seluruh personel Polri mengambil nasi kotak yang sudah disediakan di bawah kursi masing-masing.

Tidak hanya Polisi, Presiden, Mensesneg Pratikno dan Kapolri juga ikut memakan nasi kotak.

Isi nasi kotak yang dimakan Polisi dan Presiden sama, yakni nasi ditambah telur balado dan ayam bakar.

Setelah sekitar 20 menit sarapan, acara dilanjutkan dengan penyampain laporan oleh Kapolri Tito. Pengarahan oleh Presiden baru dilaksanakan pada pukul 09.21 WIB.

Presiden memberikan pengarahan kepada jajaran Kepala Polda se-Indonesia, jajaran pejabat utama Polri dan Kepala Regu dan Pleton Polri.

"Khusus yang Danru dan Danton, itu adalah yang bertugas pada demonstrasi 4 November kemarin," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Agus Rianto, Selasa pagi. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved