40 KK di Klungkung Antusias Ikut Transmigrasi, Mereka Tinggal Tunggu Keberangkatan

Pemerintah akan menjajaki lokasi transmigrasi terlebih dahulu dan memastikan apakah tempat yang dituju representatif atau tidak.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Yudistirani
jabar.tribunnews.com
Ilustrasi transmigrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Antusiasme masyarakat Klungkung mengikuti program transmigrasi masih cukup tinggi.

Berdasarkan data Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) Klungkung, sampai bulan Maret 2016, ada 40 kepala keluarga (KK) dalam daftar antre yang akan ikut program transmigrasi.

Mereka semua adalah warga Nusa Penida.

Kendati demikian, rupanya pemerintah tidak mau buru-buru memberangkatkan warganya.

Dinsoskertrans Klungkung  akan lebih selektif sebelum mengirim warga untuk transmigrasi.

Pemerintah akan menjajaki lokasi transmigrasi terlebih dahulu dan memastikan apakah tempat yang dituju representatif atau tidak.

“Tahun 2017 nanti kita akan lebih selektif lagi untuk memberangkatkan warga kita transmigrasi. Kita tidak asal memberangkatkan, tapi kita akan seleksi terlebih dahulu,” ujar Kepala Dinsoskertrans Klungkung, IB Anom Adnyana, Rabu (16/11/2016).

Sejauh ini, Dinsoskertrans Klungkung masih dalam tahap sosilaisasi program transmigrasi di Kecamatan Nusa Penida.

Ia tak menampik program ini masih diminati oleh masyarakat di Kecamatan Nusa Penida, terutama warga Nusa Penida yang tinggal di kawasan perbukitan seperti di Batu Kandik dan Bungamekar.

Alasan warga tersebut antusias untuk mengikuti program transmigrasi karena ingin mengubah taraf hidup keluarga.

Pemkab Klungkung terakhir memberangkatkan warganya transmigrasi pada tahun 2012.

Saat itu sejumlah 25 KK dari warga Nusa Penida diberangkatkan ke Unit Pemukiman Tansmigrasi Bayak, Kabupaten Lamandau, Kalimantan tengah.

“Sejauh ini kondisi warga kita di sana baik. Selain mengelola lahan, warga kita juga bekerja di pabrik kelapa sawit. Bahkan, akhir tahun ini rencananya masyarakat kita akan menerima sertifikat lahan mereka dari pemerintah setempat,” Jelas IB Anom Adnyana

Keberangkan tahun-tahun sebelumnya pun masih didominasi oleh warga Nusa Penida.

Berdasarkan data Dinsoskertrasn Klungkung, pada tahun 2010, sebanyak 30 KK atau sekitar 98 jiwa yang seluruhnya warga Nusa Penida diberangkatkan transmigrasi ke Kabupaten Morowali Barat, Sulawesi Tengah.

Begitu juga di tahun 2011,  warga Nusa Penida juga turut mendominasi keberangkatan transmigrasi ke Unit Pemukiman Transmigrasi Bahalona SP 4, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah sebanyak 25 KK atau sekitar 85 jiwa. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved