Dinding Kering dari Papan Gypsum Ini Hemat Hingga 30 Persen, Ini Kelebihannya!

Pada era modern, penggunaan drywall kian diminati karena memiliki banyak kelebihan dibandingkan dinding konvensional.

Dinding Kering dari Papan Gypsum Ini Hemat Hingga 30 Persen, Ini Kelebihannya!
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Hantarman (tengah) bersama Siew Yee WON (Marketing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia saat menjelaskan mengenai Gypsum Gyproc kepada media di Ibis Hotel, Denpasar (17/11/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinding kering atau biasa disebut drywall merupakan sebuah sistem partisi atau dinding dalam ruangan yang terdiri dari papan gypsum dan dipasang pada sebuah rangka dengan menggunakan bantuan skrup khusus.

Pada era modern, penggunaan drywall kian diminati karena memiliki banyak kelebihan dibandingkan dinding konvensional.

“Bahkan setelah saya hitung total costnya  bisa hemat hingga 30 persen, dibandingkan dinding konvensional yang pada umumnya menggunakan batu bata, campuran semen, pasir, dan air,” jelas Hantarman Budiono, Managing Director PT Saint-Gobain Contruction Products Indonesia (SGCPI) di Ibis Hotel, Teuku Umar, Denpasar, Kamis (17/11/2016).

Lanjutnya, papan gypsum yang digunakan untuk drywall berbeda dengan papan gypsum untuk plafon.

“Karena merupakan sistem yang terdiri atas rangka baja ringan dilapisi papan gypsum yang direkatkan dengan sekrup khusus untuk drywall, seperti teknologi yang dimiliki Gyproc,” katanya.

Gyproc, kata dia, merupakan merek papan gypsum yang diproduksi PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI).

“Tahun 2007 awal papan gypsum Gyproc mulai memasuki pasar Indonesia dan pada 2014, SGCPI secara resmi membangun sebuah pabrik di Cikande, Banten dengan total nilai investasi sebesar 45 juta dolar yang mampu memproduksi 20 juta meter persegi papan gypsum per tahun,” jelasnya.

Untuk Bali, selain menargetkan market industri khususnya industri pariwisata, pihaknya juga menargetkan penjualan kepada kalangan rumah tangga. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved