3 Remaja Geng Motor Menangis Usai Divonis, Korbannya Dikeroyok dan Ditikam di Marlboro Denpasar!

Tiga terdakwa hanya bisa menangisi perbuatannya usai menjalani sidang putusan, Selasa (22/11/2016)

Tribun Bali/Prima/Dwi S/Tribun Jogja
Ilustrasi geng motor 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tiga terdakwa dalam kasus penyerangan dengan senjata tajam yaitu IKS (16), IMP (15) dan IKBP (16) hanya bisa menangisi perbuatannya usai menjalani sidang putusan, Selasa (22/11/2016) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Tiga anggota geng motor yang masih berstatus pelajar ini terbukti melakukan penyerangan dengan senjata tajam di Jalan Teuku Umar Barat (Jalan Malboro), Denpasar pada 28 Mei 2016 lalu.

Ketiganya dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana penjara masing-masing 3 bulan dan 6 bulan.

Dalam sidang yang digelar tertutup itu, hakim tunggal Wayan Sukanila mengatakan tiga terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan bersama-sama melakukan tindak kekerasan kepada orang hingga mengakibatkan luka-luka.

Sebagaimana diancam dan diatur dalam pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP.

Setelah mempertimbangkan hal memberatkan yaitu membuat resah warga dan hal meringankan yaitu mengakui perbuatannya, menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya, majelis hakim langsung membacakan putusan.

“Menjatuhkan pidana untuk terdakwa IKS dan IKBP dengan pidana penjara selama 3 bulan dikurangi masa penahanan. Dan untuk tedakwa IMP dijatuhi hukuman 6 bulan penjara dikurangi masa penahanan,” tegas Sukanila.

Putusan ini sendiri masih dibawah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar, I Gusti Ngurah Wirayoga yang menuntut terdakwa IKS dan IKBP dengan pidana penjara selama enam bulan dan terdakwa IMP yang dituntut 1 tahun penjara.

Namun JPU menerima putusan majelis hakim.

Hal yang sama dinyatakan kuasa hukum ketiga terdakwa yaitu Siti Sapurah alias Ipung.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved