Mangku Pastika dan 9 Perwakilan Menteri Naiki Bounty Cruise ke Nusa Penida

Seperti yang diberitakan Tribun Bali sebelumnya, 12 Menteri yang diundang memang tidak berkenan hadir dan hanya diwakili pejabat eselon I dan

Mangku Pastika dan 9 Perwakilan Menteri Naiki Bounty Cruise ke Nusa Penida
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Nusa Penida d atas Bounty Cruise, Denpasar, Sabtu (26/11/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perwakilan 12 menteri dan rombongan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika telah tiba di pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali dan menaiki Bounty Cruise berwarna kuning guna rapat percepatan pembangunan di atas Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

Seperti yang diberitakan Tribun Bali sebelumnya, 12 Menteri yang diundang memang tidak berkenan hadir dan hanya diwakili pejabat eselon I dan eselon II nya.

Tetapi dari perwakilan 12 Menteri itu, sebanyak  3 perwakilan menteri tidak hadir dimana perwakilan Menko Perekonomian (tidak konfirmasi), Menteri Kesehatan (tidak konfirmasi), dan Menteri Pariwisata, yang rencananya diwakili Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Dadang Rizki tidak dapat pesawat.

“Rencananya memang hadir tetapi tidak jadi karena tidak dapat pesawat. Jadwal pesawatnya pukul 09.00 wita baru landing di Denpasar, makanya tidak jadi,” ujar Staff Protokol Pemprov Bali, di atas Bounty Cruise, Denpasar, Sabtu (26/11/2016).

Ada pun 9 perwakilan menteri lainnya yang hadir yakni Deputi III Menko Maritim, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Deputi Bidang Pengembangan Wilayah, Arifin Rudiyanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Direktur Pelayanan Sosial Dasar, Hanibal Hamidi.

Menteri Pertanian, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Ketut Diarmita.

Menteri Keuangan, Direktur Dana Perimbangan dan Keuangan, Rukijo.

Menteri Kelautan dan Perikanan,  direktur konservasi dan keanekaragaman laut Andi Rusadi, Kepala Sub Bidang Pengembangan Wisata Bahari, Gumilar.

Menteri Pendidikan, Kepala Biro Perencanaan dan Kerjsama Luar Negeri, Luluk Budiono.

Menteri Perhubungan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi, Imran Rasyid.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai wilayah sungai, Ketut Jayada. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved