Mengenaskan, Pipi dan Kepala Gde Widita Disabet Pisau di Teuku Umar 

Pelaku kemudian mencabut senjata tajam dan menusukkan ke korban yang mengenai pipi dan kepalanya.

Mengenaskan, Pipi dan Kepala Gde Widita Disabet Pisau di Teuku Umar 
kompas.com
Ilustrasi ditikam 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gde Widita (18) menjadi korban penganiayaan di simpang Jalan Teuku Umar-Batanta, Minggu pada (20/11/2016) dini hari.

Ia menjadi bulan-bulanan oleh orang tak dikenal saat dalam kondisi mabuk.

Kepala dan pipinya disabet pisau. 

Informasi di lapangan menyebutkan, korban bersama seorang temannya, Budi, mengendarai motor berdua dari Jalan Kebon Kori, Denpasar Timur, Bali.

Sesampainya di TKP, motor yang mereka kendarai kehabisan bensin.

Terpaksa motor korban didorong dari belakang oleh Budi. 

“Sampai di simpang Batanta, korban mau mengarah ke Batanta mau nyari bensin. Saat itu kebetulan pelaku lewat dari belakang dan dibuat terkejut sehingga pelaku emosi,” bisik sumber di kepolisian, Jumat (25/11/2016).

 Pelaku kemudian mencabut senjata tajam dan menusukkan ke korban yang mengenai pipi dan kepalanya.

Setelah itu pelaku langsung tancap gas meninggalkan korban dan rekannya.

“Kemudian korban ditolong oleh temannya itu dan dibawa ke RS Wangaya,” katanya.

 Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Julkipli Ritonga, mengonfirmasi kasus penganiayaan tersebut.

Menurutnya, korban telah dimintai keterangan, namun dia tak dapat mengingat ciri-ciri pelaku. 

 “Korban dan temannya saat itu habis dari rumah temannya minum-minum sampai mabuk. Nah saat diserang itu dia nggak ingat ciri-ciri pelakunya. Pelaku masih kita cari sampai sekarang. Jika tertangkap secepatnya akan kami rilis,” katanya. (*)

Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved