Memilukan, Pesawat Angkut Klub Sepakbola Brasil Jatuh di Kolombia, 75 Orang Meninggal

Insiden memilukan yang merenggut nyawa puluhan pesepakbola dalam satu klub kembali terjadi.

Memilukan, Pesawat Angkut Klub Sepakbola Brasil Jatuh di Kolombia, 75 Orang Meninggal
Kompas.com
Ilustrasi mayat 

Bahkan, di antara mereka ada yang mengambil video dan mengunggah ke medsos. Mereka mengucapkan : "Kolombia, Kami Datang!"

Padahal, sudah jadi rahasia umum, di dalam pesawat berlaku larangan keras untuk menghidupkan ponsel.

Wali Kota Medellin, Federico Gutierrez, mengatakan, pihaknya sangat berduka dengan kejadian ini. "Ini adalah tragedi besar," kata Gutierrez, kepada Radio Blu dalam perjalanannya ke lokasi di area pegunungan di luar kota itu, tempat pesawat carteran itu diyakini jatuh tidak lama sebelum tengah malam waktu setempat.

Operasi penyelamatan berjalan sulit, karena hujan deras di lokasi jatuhnya pesawat. Sementara baru 25 jasad korban yang ditemukan.

Sementara itu, pemerintah Brasil mengumumkan masa berkabung selama tiga hari usai insiden jatuhnya pesawat yang menimpa tim Chapecoense. Presiden Michel Temer menyampaikan simpatinya untuk keluarga korban.

Adapun Federasi Sepakbola Amerika Selatan (Conmebol) untuk sementara menghentikan semua aktivitas sepakbola.

Tim Liliput

Jatuhnya pesawat tim Chapecoense sangat ironis bagi tim dan fans klub asal Brasil tersebut. Bagaimana tidak, kisah ini bagai menjadi ending menyedihkan dari kisah Chapecoense musim ini yang berjalan bak kisah Cinderella.

Chapecoense adalah tim liliput dari kota kecil Chapeco. Pada 2014, untuk pertama kalinya sejak 1970, mereka masuk dalam kasta tertinggi Liga Brasil.

Tim ini kian berbahagia karena pada pekan lalu, mereka berhasil tembus ke final Copa Sudamericana. Mereka lolos ke partai puncak setelah mengalahkan wakil Argentina, San Lorenzo.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved