Pelaku Prostitusi Online di Bali Ini Dihukum Seperti Ini!

Mereka ditangkap pada Kamis 1 Desember di sebuah hotel di Jalan Tukad Musi Renon, Denpasar, Bali, karena diduga menjadi germo pekerja seks komersial.

Pelaku Prostitusi Online di Bali Ini Dihukum Seperti Ini!
NET
Ilustrasi 

TRIBUN-.COM, DENPASAR - IM Candra Wisada (46) warga Renon, Denpasar, Bali, juga Yeni (30) dan Riska (22) sudah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Denpasar.

Mereka ditangkap pada Kamis 1 Desember di sebuah hotel di Jalan Tukad Musi Renon, Denpasar, Bali, karena diduga menjadi germo pekerja seks komersial (PSK) online.

Baca: Ini Tarif yang Dibayar Lelaki Hidung Belang pada Prostitusi Online di Bali

Usai menjalani sidang, Satreskrim hanya menjerat ketiganya dalam tindak pidana ringan.

"Kami kenakan tipiring (tindak pidana ringan). Dan akan menjalani sidang di pengadilan," kata Kasatreskrim Polresra Denpasar Kompol Reinhard H Nainggolan kepada Tribun Bali, Sabtu (3/12/2016).

Baca: Terbongkar, Praktik Prostitusi Via Online di Bali Digerebek saat di Hotel Jalan Tukad Musi

Dijelaskannya, untuk praktik yang dilakukan jaringan prostitusi online ini ialah mucikari atau germo melakukan upload di media sosial, Facebook.

Kemudian ada kesepakatan harga di sana.

Sang mucikari mencantumkan nomor untuk whatsapp massenger atau mengirim pesan langsung.

"Ya praktiknya melalui facebook," jelas Reinhard.

Dari penulusuran Tribun Bali dari FB yang menawarkan PSK tersebut, biasanya rata-rata wanita tuna susila (WTS) itu dibanderol dengan harga paling murah Rp 1 juta. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved