Warga di Batam Bingung, Mobil yang Dinaiki Guru dan Murid Ini Bergoyang-goyang, Tapi
Pengguna jalan di sekitar parkiran kawasan Industri Batamindo, Seibeduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dikejutkan dengan kejadian menghebohkan.
TRIBUN-BALI.COM, BATAM - Pengguna jalan di sekitar parkiran kawasan Industri Batamindo, Seibeduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dikejutkan dengan kejadian menghebohkan.
Yakni mobil merek Suzuki jenis Ertiga bernopol BP 1383 GD, bergoyang-goyang di sekitar area tersebut, Kamis (1/12/2016) lalu, sekitar pukul 19.00 WIB.
Menurut sumber di lapangan kepada Tribun Batam, mobil itu tengah parkir.
Pengunjung awalnya dibuat heran.
Sebab mobil itu semakin goyang seperti ada kegiatan manusia di dalamnya.
Karena kaca film cukup tebal, warga tidak bisa melihat ke arah dalam mobil dari kejauhan.
"Jadi kami perhatikan terus beberapa menit. Goyang gitu juga. Ada warga lainnya memberanikan diri melihat seraya mendekati mobil," kata sumber yang enggan menyebut namanya kepada Tribun Batam.
Setelah beberapa warga lain mendekati, rasa penasaran tadi barulah terjawab.
Di dalam ada sepasang manusia berlawanan jenis, diduga sedang melakukan gerakan.
Hanya saja gerakan seperti apa, sumber ini tak secara terbuka memberikan informasi.
"Ya artikan sendiri saja lah kalau ada gerakan yang membuat mobil goyang-goyang begitu dan berduaan dengan lawan jenis," kata sumber lagi.
Meski tak terus terang membuka informasi, hanya saja sumber mengatakan kalau warga yang melihat aksi itu mengatakan tak pantas.
Kontan saja, warga lainnya memanggil satpam.
"Satpamnya langsung mengamankan. Saat keluar dari dalam mobil keduanya pucat tak bisa berkutik apa-apa. Apa lagi orang kan pada ramai malam itu," ucapnya.
Satpam lalu memanggil polisi untuk menyerahkan keduanya, yang diduga sedang melakukan hal tak terpuji di depan umum.
"Jadi diserahkan," ucap sumber.
Setelah diserahkan kepada polisi, terkuak identitas keduanya.
Pihak laki-laki adalah pria bernisial Mj (42) yang diketahui seorang guru di Batam.
Sementara pihak perempuan adalah berinisial Il (18), merupakan Kelas XII (kelas III) sekolah di Baloi.
Keduanya diketahui secara umum memiliki hubungan emosional antara guru dan murid.
Ketika dikonfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Bripka Abdon Pasaribu melalui telepon Jumat (2/12/2016) dini hari, membenarkan pihaknya sudah memeriksa kedua terlapor saat diserahkan oleh Satpam.
Bripka Abdon Pasaribu menuturkan, keduanya tidak mengakui dugaan perbuatan zinah di dalam mobil itu.
"Oh iya gak ada ngapa-ngapain. Gurunya udah kami tanya gak ada ngapa-ngapain," katanya.
Tambah Pasaribu, orangtua perempuan itu juga sudah dipanggil menghadap polisi.
Mereka mengakui juga dugaan kejadian zinah itu tidaklah benar.
"Jadi gak ngapa-ngapain. Orangtuanya dah kami panggil," tambahnya.
Ketika ditanya, apakah keduanya saat penyelidikan di polisi mengakui ada hubungan asmara?
Jawaban, sesuai penuturan keduanya kepada penyidik kata Pasaribu tidak ada.
"Gurunya bilang gak ada hubungan apa-apa. Orang itu gak ngaku. Lah macam mana?," katanya lagi.
Karena keduanya tidak terbukti melakukan perzinahan di dalam mobil itu, tambah Pasaribu, maka penyidik mempersilakan mereka pulang.
Meski tak terbukti di polisi, namun aksi goyang mobil itu, diketahui beberapa warga sekitar ada yang aneh dan tak biasa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi kepada yang bersangkutan apa sebenarnya yang terjadi.
Demikian juga dari pihak sekolah.
Tribun Batam masih berusaha memintai komentar pihaknya termasuk sekolah tempat mengajar guru itu dan tempat siswa berinisial Il tersebut menimba ilmu. (Tribun Batam/ Leo Halawa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/seks-di-mobil_20161203_193731.jpg)