Santuni Bocah Miskin di Buleleng, Man Tompel: Saya Teringat Masa Kecil Yang Sulit Dulu

Bocah perempuan yatim kelas IV SD itu menarik gerobak sampah untuk membantu menafkahi keluarganya

Santuni Bocah Miskin di Buleleng, Man Tompel: Saya Teringat Masa Kecil Yang Sulit Dulu
Istimewa
Pengusaha asal Sesetan, Denpasar, I Nyoman Nirka alias Man Tompel menyerahkan santunan kepada Ni Komang Sekar Surya Dewi (10) di Lingkungan Banyuning Tengah, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Nasib baik  dialami bocah keluarga miskin, Ni Komang Sekar Surya Dewi (10).

Bocah asal Lingkungan Banyuning Tengah, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng ini kedatangan tamu sari pengusaha asal Sesetan, Denpasar, I Nyoman Nirka alias Man Tompel.

Sehari-harinya, bocah perempuan yatim kelas IV SD itu menarik gerobak sampah untuk membantu menafkahi keluarganya.

"Hati kecil saya terketuk dan terpanggil untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga ini," ungkap Man Tompel saat berkunjung ke rumah keluarga miskin ini di Banyuning, Rabu (7/12/2016).

Selain menyerahkan santunan sejumlah uang, Man Tompel juga siap menanggung biaya hidup dan uang sekolah Komang Sekar setiap bulan sampai tamat SD.

"Jika orangtuanya mau, setamat SD saya ingon boyong anak ini untuk melanjutkan sekolah di Denpasar," katanya.

Man Tompel mengaku terketuk hati kecilnya saat mengetahui nasib malang bocah perempuan ini.

"Saya teringat masa kecil saya yang sulit dulu. Saya terpaksa harus putus sekolah karena keadaan ekonomi orangtua masa itu," ungkapnya.

Kisah lirih kehidupan Komang Sekar dan keluarganya mendorong Man Tompel peduli untuk berbagi rezeki yang dimilikinya.

Bocah ini tinggal bersama ibunya dan adik perempuannya di sebuah gubuk tak jauh dari pusat Kota Singaraja.

Sepulang sekolah, dia harus membanting tulang.

Saat menjelang petang, Komang Sekar menarik gerobak sampah.

Dia memiliki 10 pelanggan rumah tangga.

Dari pekerjaan jasa pengangkut sampah ini dia meringankan beban ekonomi ibu dan seorang adiknya.

Saat menyerahkan santunan, Man Tompel didampingi Lurah Banyuning, Kaling Banyuning Tengah, serta petugas babinsa dan polsek.(*)

Penulis: Aloisius H Manggol
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved