Di Tengah Kesedihan Dan Trauma, Ancaman Gempa Susulan Masih Menghantui

Namun, pantauan kami gempa susulan yang dirasakan oleh masyarakat itu sekitar tujuh kali dari 300 lebih gempa yang terjadi setelah gempa utama

Di Tengah Kesedihan Dan Trauma, Ancaman Gempa Susulan Masih Menghantui
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Warga korban gempa mengungsi sementara di Masjid Jami Al-Istiqamah Rhieng di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie jaya, Aceh, Kamis, (8/12/2016). Gempa-gempa susulan yang masih terjadi sejak kemarin membuat seluruh warga yang menetap di Kabupaten Pidie Jaya memanfaatkan masjid sebagai tempat tinggal sementara. 

TRIBUN-BALI.COM, PIDIE JAYA – Gempa susulan kembali melanda Pidie Jaya sekitar pukul 11.34 WIB dengan magnitudo 3,9 dan kedalaman 10 kilometer, Jumat (9/12/2016).

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa terjadi di barat laut Pidie Jaya.

Gempa susulan itu membuat masyarakat panik dan berlarian ke luar rumah.

Sekretaris PMI Aceh, Muhammad AH, menyebutkan, kepanikan terjadi di dekat kantor bupati lama Desa Meureudu, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya.

“Gempanya kecil, namun karena trauma, masyarakat berlarian ke luar rumah dan mencari tanah yang kosong,” ungkap Muhammad.

Sementara itu, Kepala BMKG Aceh Eridawati menyebutkan memasuki hari ketiga paska gempa magnitudor 6,5 telah terjadi gempa susulan sebanyak 300 kali di Pidie dan Pidie Jaya.

“Gempa susulan itu hal yang wajar setelah gempa utama. Namun, pantauan kami gempa susulan yang dirasakan oleh masyarakat itu sekitar tujuh kali dari 300 lebih gempa yang terjadi setelah gempa utama,” ucapnya.

Dia menambahkan, kekuatan gempa susulan relatif mengecil.

“Umumnya gempa itu magnitudo dibawah 5,00. Bahkan yang terjadi barusan magnitudo 3,9,” terangnya.

Dia mengimbau masyarakat tetap waspada namun jangan panik. Masyarakat diminta menghindari bangunan jika terjadi gempa.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga luka-luka dan puluhan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan di Pidie dan Pidie Jaya.

Puluhan rumah dan toko rusak parah.

Gempa ini juga merusak sebagian bangunan di Kabupaten Bireuen. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved