Ditahan Kasus Suap Bakamla, Suami Inneke Ini Sebut Belum Terima Surat Panggilan Dari KPK

KPK menahan Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah yang juga suami artis yang ngetop tahun 90-an Inneke Koesherawati.

Ditahan Kasus Suap Bakamla, Suami Inneke Ini Sebut Belum Terima Surat Panggilan Dari KPK
Istimewa
Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah, yang juga suami artis Inneke Koesherawati. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - KPK menahan Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah yang juga suami artis yang ngetop tahun 90-an Inneke Koesherawati.

Fahmi adalah tersangka suap pengadaan lima unit monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016.

Di website resmi MUI (Majelis Ulama Indonesia), nama Fahmi masih tercatat sebagai bendahara.

Fahmi ditahan usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama Bakamla, Eko Susilo Hadi.

Baca: Fahmi Korupsi Alat Pertahanan Laut,KPK: ‘Tender Online Tak Bisa Hilangkan Suap’

Saat meninggalkan KPK, mata Fahmi terlihat berkaca‑kaca.

Fahmi mengaku tidak menduga ditahan saat pertama kali diperiksa KPK.

Ia menyebut, dirinya datang atas inisiatif sendiri dan belum menerima surat panggilan dari KPK.

"Saya ke sini datang atas inisiatif saya sendiri. Niat baik saya ke sini, tapi kondisinya seperti ini (ditahan)," kata Fahmi, Jumat (23/12/2016).

Fahmi menolak bila disebut buron.

"Saya harusnya kembali ke Jakarta tanggal 29 Desember. Tapi karena ada berita seperti ini saya pulang. Harusnya saya ke sini besok (hari ini). Yang jelas saya bukan buron. Sudah ada niat baik," kata Fahmi.

Halaman
123
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved