Fahmi Korupsi Alat Pertahanan Laut,KPK: ‘Tender Online Tak Bisa Hilangkan Suap’

KPK menahan Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah yang juga suami artis yang ngetop tahun 90-an Inneke Koesherawati.

Fahmi Korupsi Alat Pertahanan Laut,KPK: ‘Tender Online Tak Bisa Hilangkan Suap’
Istimewa
Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah, yang juga suami artis Inneke Koesherawati. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - KPK menahan Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah yang juga suami artis yang ngetop tahun 90-an Inneke Koesherawati.

Fahmi adalah tersangka suap pengadaan lima unit monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016.

Pengadaan monitoring satelit Bakamla yang bernilai ratusan miliar rupiah kini berujung suap dan sedang dalam penyidikan KPK.

Berdasarkan penelusuran Tribun di situs LPSE, Bakamla membutuhkan lima unit monitoring satelit yang akan ditempatkan di Tarakan, Ambon, Kupang, Semarang, dan Jakarta.

Baca: Ditahan Kasus Suap Bakamla, Suami Inneke Ini Sebut Belum Terima Surat Panggilan Dari KPK

Berdasarkan pengumuman itu, diketahui program pengadaan tersebut untuk peningkatan keamanan dan keselamatan di laut dan pada kegiatan peningkatan pengelolaan data dan informasi Kamla.

Selain pengadaan monitoring satelit, Bakamla juga menyelenggarakan dua pengadaan lainnya yakni long range camera beserta tower, instalasi dan training Bakamla serta pengadaan backbone coastal surveillance system, yang terintegrasi dengan Bakamla Integrated Information System BIIS.

Tiga pengadaan tersebut untuk memperkuat sistem pengawasan (Surveillance System) yang dimiliki Indonesia.

Peralatan itu akan terintegrasi dengan seluruh stasiun yang dimiliki oleh Bakamla.

Data-data dari peralatan tersebut nantinya bisa diakses di Pusat Informasi Maritim (PIM) yang berada di kantor pusat Bakamla.

Khusus mengenai monitoring satelit Bakamla diadakan mulai 9 Agustus 2016 hingga 7 September 2016.

Halaman
123
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved