Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WN Turki Ditangkap Hendak Bobol ATM di Kuta, Dapat Pin dari Rekaman CCTV

Pelaku hendak mencuri PIN nasabah dari rekaman kamera ini, setelah itu ATM nasabah dibobol.

Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Kanopi atau penutup pada keypad di mesin ATM yang berisi nomor diotak-atik oleh Hikmet Ozturk (46).

Hikmet yang berkebangsaan Turki ini kemudian memasang kamera CCTV di atasnya.

Pelaku hendak mencuri PIN nasabah dari rekaman kamera ini, setelah itu ATM nasabah dibobol.

Jajaran unit Reskrim Polsek Kuta, Rabu (28/12/2016) malam menggagalkan upaya pembobolan ATM Bank BNI di Mom Receipt Restoran Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, Bali.

“Kami menduga pelaku Hikmet anggota sindikat internasional pembobol ATM. Modus operandinya cukup rapi, mengganti kanopi pada keypad ATM dan memasang kamera untuk mencuri PIN nasabah yang sedang mengambil uang di ATM,” kata sumber kepolisian di Mapolresta Denpasar, Kamis (29/12/2016).

Terungkapnya kasus ini berdasar laporan dari PT Bank Negara Indonesia yang melaporkan kasus ini ke Polresta Denpasar.

Pihak pelapor mendeteksi adanya kerusakan di ATM Mom Receipt Restoran yang terletak di Jalan Dewi Sri Kuta pada Rabu (28/12/2016) sekitar pukul 21.00 Wita.

Menerima laporan tersebut, petugas Sat Reskrim Polresta Denpasar langsung bergerak cepat menuju TKP.

Saat itulah, petugas memergoki pelaku Hikmet berada di dalam ATM sedang mengganti kanopi pada keypad ATM dan memasang kamera untuk mencuri PIN nasabah.

Selain Hikmet, polisi juga mengamankan dua orang rekannya yang berupaya melarikan diri.
"Kami kejar ketiganya. Mereka berusaha kabur saat akan kami amankan," terang Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Ario Seno Wimoko, ketika dikonfirmasi.

Setelah berhasil mengamankan ketiga tersangka.

Petugas langsung menggiring Hikmet dan rekan-rekannya ke Polresta Denpasar untuk diperiksa lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan yang dikonfirmasi kemarin mengatakan tiga pelaku telah diamankan.

Kelompok ini diduga melakukan aksinya di beberapa lokasi di Indonesia dan luar negeri. Setiap beraksi, mereka membuat kartu ATM duplikat dengan nomor PIN dan data yang telah dipegang pelaku melalui alat canggih di mesin ATM.

“Salah satu pelaku bernama Hikmet Ozturk. Nama dua pelakunya masih di anggota. Masih kami dalami besok (hari ini) akan dirilis,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved