Eli Tewas Tenggelam Demi si Buah Hati, Tragedi Zahro Express Mirip Film “Titanic”

Saat kejadian Eli sebenarnya berhasil mendapatkan pelampung, namun ia rela nyawanya terenggut demi sang anak.

Tribunnews/Ferdinand Waskita
Jenazah Jackson Wihelmus (39) korban terbakarnya KM Zahro Express di Rumah Duka RS St Carolus, Senin (2/1/2017). Jackson meninggal demi menyelamatkan seorang ibu hamil. 

TRIBUN-BALI.COM - Eli Aliyah menjadi salah satu korban tewas saat Kapal Motor (KM) Zahro Express jurusan Pelabuhan Muara Angke (Jakarta daratan) ke Pulau Tidung (Kabupaten Kepulauan Seribu) terbakar.

Saat kejadian Eli sebenarnya berhasil mendapatkan pelampung, namun ia rela nyawanya terenggut demi sang anak.

Pelampung yang didapat Eli Aliyah dari atas KM Zahro Express itu diberikan kepada sang anak. Eli rela menyerahkan pelampung satu‑satunya yang ia dapat, tanpa memikirkan keselamatan jiwanya sendiri, semata‑mata demi nyawa sang anak.

Ibu ini kemudian tenggelam di perairan Jakarta setelah berpegangan tangan dengan sang anak. Mirip dengan tragedi di film “Titanic” yang dibintangi Kate Winslet dan Leonardo Di Caprio.

Niat liburan Eli dengan sang anak ke Pulau Tidung akhirnya berujung nahas.

Eli Aliyah warga Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pergi naik Zahro Express bersama keluarganya.

"Eli pergi mendadak pagi‑pagi," kata saudara Eli, Hermawati, saat ditemui di rumah duka.

Menurut Hermawati, Eli berangkat bersama anak semata wayangnya, Elsa Maritza, sekitar pukul 06.00 WIB.

Suami Eli, Haris Hartanto, tidak ikut karena ada acara.

Eli pergi dengan kakak dan adiknya yang juga membawa anak-anak mereka.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved