Beh, 26.450 Warga Miskin di Gianyar Tak Terdaftar JKN

Integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/Kartu Indonesia Sehat (KIS) menemui masalah di Kabupaten Gianyar.

Beh, 26.450 Warga Miskin di Gianyar Tak Terdaftar JKN
Tribun Bali/Dok
ilustrasi - Lebih dari 300 Kartu JKBM belum terdistribusi di Desa Sukawati, Gianyar, Selasa (8/9/2015) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/Kartu Indonesia Sehat (KIS) menemui masalah di Kabupaten Gianyar, Bali.

Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Gede Febriantara, Rabu (04/01/2017) mengatakan, tahun ini Pemkab telah menyertakan anggaran pada program JKN/KIS Rp 13 miliar. Namun Febri mengaku sedih, sebab kuota JKN/KIS sebanyak 48.457 jiwa untuk Gianyar, jumlah yang tervalidasi hanya 22.007 jiwa dan 26.450 jiwa belum terdaftar.

“Kalau memang hanya segitu yang terpilih, berarti hanya Rp 7 miliar saja anggaran yang terserap. Sementara sisanya menjadi tidak terpakai,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Tim Nasional Penggalangan Percepatan Kemiskinan (TNP2K) penyebab tidak tervalidasi ada beberapa faktor. Di antaranya, terdapat 823 dengan identitas ganda, 24.006 identitas tak sesuai, dan 2.161 orang terdaftar sebagai pengguna layanan BPJS.

“Ini mesti dicari tahu kebenarannya. Karena itu, besok (hari ini) kami akan penggil semua intansi terkait. Jangan sampai ada warga yang benar-benar tidak mampu, tereliminasi dari daftar penerima JKN/KIS,” kata dia. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved