Hari Ini Tarif Baru STNK dan BPKB Mulai Berlaku, Biaya Naik Rata-rata 200 Persen

Sebagian besar warga menyebut tarif baru untuk mengurus STNK dan BPKB tersebut dinilai sangat memberatkan.

Hari Ini Tarif Baru STNK dan BPKB Mulai Berlaku, Biaya Naik Rata-rata 200 Persen
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Warga berjubel di Kantor Samsat Klungkung untuk mengurus STNK dan BPKB, Kamis (5/1/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ratusan warga memadati kantor samsat di sejumlah daerah di Bali, seperti Klungkung, Tabanan, dan Gianyar,Bali, Kamis (5/1/2017).

Warga menyerbu kantor samsat untuk mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) kendaraannya, sebelum berlakunya tarif baru mulai hari ini, Jumat (6/1/2017).

Baca: Wow, Beli Mobil Tahun Ini Bikin Kaget, Tarif Pengurusan Suratnya Naik 3 Kali Lipat, Ini Rinciannya!

Baca: Ini Alasan Kenaikan Tarif Pengurusan STNK dan BPKB

Baca: Kenaikan Tarif Hingga 3 Kali Lipat Dinilai Memberatkan, Jokowi Blunder Lagi?

Di kantor samsat Klungkung warga bahkan sampai berjubel di luar gedung loket.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang resmi ditetapkan 6 Januari 2017, tarif baru untuk pengurusan STNK dan BPKB naik 200% hingga 300%.

Peraturan baru ini sangat memberatkan sehingga masyarakat memilih memanfaatkan batas akhir tarif lama, Kamis kemarin.

"Tarif untuk mengurus STNK ataupun BPKB kendaraan mulai naik besok (hari ini, red). Jadi walau saya kerja, saya tetap luangkan waktu untuk urus perpanjangan STNK,” jelas Wayan Mudiarta, warga Desa Takmung, Klungkung, yang ikut antre di kantor samsat Klungkung, kemarin.

Seorang pemilik kendaraan yang ditemui di kantor samsat Tabanan, Ketut Santiawan, mengungkapkan dirinya tidak ingin terkena tarif baru untuk biaya STNK yang naik dua kali lipat dari sebelumnya.

Karena itu ia mengurus surat kendaraannya lebih awal. Padahal jatuh temponya baru akhir bulan nanti.

"Saya perpanjang STNK mobil sekarang (kemarin, red) walau jatuh tempo sebenarnya pada 29 Januari nanti. Berhubung tanggal 6 Januari ada kenaikan, ya saya urus sekarang saja biar tidak kena kenaikan tarif," katanya, (5/1/2017).

Sebagian besar warga menyebut tarif baru untuk mengurus STNK dan BPKB tersebut dinilai sangat memberatkan.

Halaman
1234
Penulis: I Made Argawa
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved