5 Orang Menyaru Sembahyang di Hutan Buleleng, Petugas Justru Temukan 4 Kijang Mati Ditembak

lima pelaku pencurian yang menyaru hendak sembahyang di Pura Prapat Agung berhasil kabur, meski mereka sempat diperiksa petugas.

5 Orang Menyaru Sembahyang di Hutan Buleleng, Petugas Justru Temukan 4 Kijang Mati Ditembak
Infografis Tribun Bali/ Prima
Jajaran petugas Polisi Hutan (Polhut) Taman Nasional Bali Barat (TNBB) berhasil menggagalkan upaya perburuan liar satwa yang dilindungi berupa empat ekor kijang (muntiacus muncak) di hutan Tegal Bunder, Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (14/1/2017) dini hari. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Jajaran petugas Polisi Hutan (Polhut) Taman Nasional Bali Barat (TNBB) berhasil menggagalkan upaya perburuan liar satwa yang dilindungi berupa empat ekor kijang (muntiacus muncak) di hutan Tegal Bunder, Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (14/1/2017) dini hari.

Namun sayang, lima pelaku pencurian yang menyaru hendak sembahyang di Pura Prapat Agung berhasil kabur, meski mereka sempat diperiksa petugas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kemarin, aksi perburuan satwa dilindungi ini terjadi pukul 00.30 Wita.

Baca: 5 Peburu Liar Buronan! Beraksi di Hutan Buleleng Saat Kijang Cari Air Malam Hari
Baca: Kamu Wajib Tahu! Inilah 13 Fauna yang Hidup di Taman Nasional Bali Barat

Saat itu, lima pelaku yang belum diketahui identitasnya ini masuk ke daerah Tegal Bunder dengan mengemudikan sebuah mobil APV dengan pelat nomor polisi (nopol) Bali.

Lantaran mengaku hendak sembahyang ke Pura Prapat Agung yang berada di kawasan TNBB, para pelaku yang mengenakan pakaian adat Bali ini kemudian dipersilakan masuk oleh petugas yang berjaga di kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) wilayah 2 Buleleng.

Kecurigaan petugas muncul ketika para pelaku itu terpantau tidak memasuki areal Pura Prapat Agung, melainkan mondar-mandir di sekitar hutan.

Merasa ada yang janggal, petugas SPTN ini kemudian berkoordinasi dengan 4 petugas Polhut yang berjaga di portal pintu keluar daerah Tegal Bunder.

Benar saja, mobil APV para pelaku ini akhirnya keluar kawasan Tegal Bunder pada pukul 03.00 Wita.

Pada pukul 03.00 Wita, mobil APV yang dimaksud muncul mendekati pintu keluar TNBB, dan kemudian dihentikan dan ditanya.

Mereka diminta turun dari mobil, dan duduk di pos pintu keluar.

Halaman
123
Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved