Bali United

Indra Sjafri: Blusukan Pemain Timnas U-19 Saat Ini Lebih Mudah

Indra Sjafri merasa lebih mudah, karena jaringan pertemanan sewaktu blusukan beberapa tahun silam sudah terbentuk.

Indra Sjafri: Blusukan Pemain Timnas U-19 Saat Ini Lebih Mudah
Tribun Bali/ Marianus Seran
Indra Sjafri menerima bingkisan t-shirt dari Fary Francis, Owner Bintang Timur Belu, NTT, Minggu (29/1/2017) di bilangan Tuban, Badung, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Berbeda dengan blusukan Coach Indra Sjafri untuk membangun rumah Timnas U 19, lima tahun silam.

Kala itu, pelatih asal Padang ini harus bersusah payah turun ke lokasi bersama tim pelatih mencari pemain di seluruh Nusantara.

Hal itu akan berbeda saat blusukan mencari pemain untuk Timnas U 19, tahun 2017.

Indra Sjafri merasa lebih mudah, karena jaringan pertemanan sewaktu blusukan beberapa tahun silam sudah terbentuk.

Ia bisa langsung menghubungi Asprov, akademi, SSB, dan kenalan di seluruh indonesia via telepon dan medsos.

"Hasil dari blusukan sebelumnya, kan no telepon sudah ada. Jadi sekarang mau seleksi, saya hubungi kembali mereka untuk gelar seleksi, setelah itu baru saya turun seleksi lanjutan lagi, " kata Indra Sjafri, pelatih Timnas U 19, yang saat ini masih menjabat Manager Coach Bali United, Minggu (29/1/2017).

Kisah pahit Indra Sjafri berjuang mencari pemain saat itu, tentunya diketahui publik Indonesia.

Di tengah keterbatasan, Indra Sjafri mampu menemukan talenta berbakat, yang akhirnya menjadi tulang punggung Timnas Indonesia senior di Final Piala AFF 2016.

Sebut saja, Evan Dimas, Hansamu Yama, Yanto Basna, dkk, mereka buah tangan pelatih asal Padang ini.

Sekarang IS, sapaan akrab pelatih ini, telah kembali tangani Timnas U 19.

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi memberi tugas negara kepada Indra Sjafri. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved