Debat Publik, Surya dan Pass Komit Maksimalkan Peluang Lapangan Pekerjaan di Buleleng

Debat itu dimoderatoratori oleh Made Subanda, akademisi dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar

Debat Publik, Surya dan Pass Komit Maksimalkan Peluang Lapangan Pekerjaan di Buleleng
Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Kedua pasangan calon bupati Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharmawijaya (SURYA) dan Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) saling memaparkan visi misi dan program dalam Debat Publik Pilkada Buleleng 2017 di Hotel Melka, Lovina, Buleleng, Senin (30/1/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - KPU Buleleng menggelar Debat Publik Pilkada Buleleng 2017 di Hotel Melka, Lovina, Buleleng, Senin (30/1/2017).

Debat pertama ini mengambil tema ‘Membangun Generasi, Sehat, Cerdas, Keratif, Bersih Narkoba Untuk Menciptakan Lapangan Kerja Untuk Buleleng’.

Debat itu dimoderatoratori oleh Made Subanda, akademisi dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar.

Sementara Budayawan, Nengah Bawa Atmaja, Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol Putu Gede Suastawa, Pengamat Pendidikan, Ketut Srie Kusuma Wardhani, Pemerhati Anak dan Perempuan, Eka Shanti Indra Dewi, dan Pengamat Kewirausahaan Sayu Ketut Sutrisna Dewi.

Kedua pasangan calon, Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharmawijaya (SURYA) dan Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) saling memaparkan visi misi dan program yang akan dijalankannya dalam debat tersebut.

SURYA menyampaikan tiga program prioritas, diantaranya bidang pendidikan, bidang kesehatan dan menambah lapangan kerja.

“Kami mempunyai tiga program unggulan, tetapi bukan berarti program lain seperti sosial, budaya dan pariwisata kami abaikan. Semua program akan berjalan seiring namun ketiga program unggulan itu menjadi prioritas,” ujar Sukrawan.

SURYA berkomitmen ketika diberikan kesempatan untuk menjabat akan menggratiskan biaya pendidikan, kesehatan dan pembukaan banyak lapangan kerja baru melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Dalam menjalankan program itu keduanya akan memanfaatkan APBD Buleleng di tiga sektor itu, dengan mengurangi anggaran disektor lain.

Namun selama berlangsungnya debat yang dibagi menjadi lima segmen itu, kesempatan berbicara pasangan SURYA didominasi oleh Sukrawan.

Sementara Dharmawijaya nyaris tidak pernah berbicara selama debat.

SURYA mengaku, hal itu merupakan strategi mereka.

“Itu kan strategi, memang strateginya begitu, kita berikan Pak Dewa menjelaskan program-program kami,” ucap Dharmawijaya.

Disisi lain, selama debat pasangan PASS, baik Suradnyana maupun Sutjidra memiliki kesempatan yang sama untuk berbicara.

Mereka seringkali saling bergantian dalam menjelaskan programnya maupun menjawab pertanyaaan dari pasangan SURYA.

“Kita kan selalu kompak. bupati sama wakil selalu berbagi gak pernah monopoli,” kata Suradnyana seusai debat.

PASS dalam penyamapaian programnya akan fokus untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera dan berkualitas.

“Mandiri artinya membangun masyarakat secara terpadu, dan sejahtera artinya masyarakat hidup sesuai dengan kebutuhannya. Misi kami peningkatan  kualitas SDM dan masyarakat Buleleng yang berbudaya dan berkelanjutan. Kami akan menciptakan iklim investasi yang nyaman sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan, kata Suradnyana.

Demi mewujudkan itu, PASS akan meningkatkan kemampuan fiskal daerah dengan membuka investasi kepada investor seluas-luasnya.

Halaman
12
Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved