Melarat di Pulau Surga

Sakit Paru-paru, Dada Bocah 6 Tahun di Buleleng Ini Cekung, Kini Terkendala Biaya

Gede Satya Gunawan (6) termenung diam, tanpa banyak bicara dan bergerak di pangkuan sang Ibunda...

Sakit Paru-paru, Dada Bocah 6 Tahun di Buleleng Ini Cekung, Kini Terkendala Biaya
Tribun Bali/ Zaenal Nur Arifin
Gede Satya Gunawan (6) termenung diam, tanpa banyak bicara dan bergerak di pangkuan sang Ibunda, Komang Sari, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Gede Satya Gunawan (6) termenung diam, tanpa banyak bicara dan bergerak di pangkuan sang Ibunda, Komang Sari, Rabu (1/2/2017).

Mereka tinggal di sebuah gubuk, Banjar Dinas Nangka, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Singaraja, Buleleng, Bali.

Rumahnya minim pencahayaan karena belum terpasang aliran listrik dari PLN.

Baca: VIDEO: Sakit Paru-paru, Gede Satya Berbobot 13 Kg dan Sulit Bicara, Beginilah Kondisi Rumahnya

Berat badan Gunawan tak seberat anak-anak seumurnya.

Suasana kediaman Gede Satya Gunawan (6), di Banjar Dinas Nangka, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Singaraja, Buleleng, Bali, Rabu (1/2/2017).
Suasana kediaman Gede Satya Gunawan (6), di Banjar Dinas Nangka, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Singaraja, Buleleng, Bali, Rabu (1/2/2017).

Ia hanya berbobot sekitar 13 kilogram.

Hal yang jadi perhatiannya adalah di bagian dadanya.

Dadanya cekung, sampai rongganya nampak terlihat jelas.

“Sekitar umur 2 tahunan ia (Gunawan) sering demam dan demamnya naik turun saat itu. Baru setelah itu kelihatan seperti ini (dadanya cekung). Dari semenjak lahir dadanya seperti ini tapi kita karena tidak punya uang tidak periksa ke Dokter hanya sekedar ke Puskesmas lalu jadilah seperti sekarang,” jelas Komang Sari saat ditemui Tribun Bali.

Komang Sari hanya beberapa kali membawa Gunawan ke rumah sakit karena keterbatasan uang berobat.

“Kata dokter sakit paru-paru,” tambahnya.

Komang Sukada, ayah dari Gunawan hanya pekerja serabutan.

Penghasilannya tiap hari tidak tetap.

“Ya petani serabutan paling banyak dapat uang Rp 70 ribu,” tuturnya.

Hingga saat ini belum banyak uluran bantuan untuk Gunawan.

"Kami berharap pemerintah bisa membantu pengobatan anak saya," ungkapnya bernada lirih. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved